Mohon tunggu...
Rosalika Simanullang
Rosalika Simanullang Mohon Tunggu... Mahasiswa Manajemen Rekayasa Institut Teknologi Del

Saya berharap tulisan saya bisa dinikmati banyak orang, baik untuk menghibur dan menambah ilmu pengetahuan. Salam kenal semuanya. HORAS!

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Informasi Geospasial Dapat Membantu Penanggulangan Bencana Alam dan Pandemi Covid-19, Mengapa Demikian?

17 Juni 2020   14:51 Diperbarui: 17 Juni 2020   14:49 373 28 50 Mohon Tunggu...

Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengetahuan mengenai pentingnya informasi geospasial dengan data-data akurat yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.  Pada pada perkembangan zaman sekarang memang hal yang paling dibutuhkan adalah informasi yang akurat. Melalui informasi yang akurat tentu akan mempermudah dalam pengambilan keputusan yang tepat terhadap suatu permasalahan. Begitu juga dengan informasi mengenai pemetaan dari tiap-tiap wilayah akan memberikan manfaat kepada setiap orang, instansi dan pemerintah.

Pertambahan penduduk yang luar biasa dan pembangunan dimana-mana akan mengganggu keseimbangan kehidupan terutama lingkungan. Sehingga dibutuhkan informasi yang tepat mengenai tiap-tiap lokasi dengan keadaan yang berbeda-beda untuk mempermudah dalam melakukan aktiviatas. Contohnya adalah mempermudah mendapatkan informasi lokasi yang tepat, pemilihan lokasi yang tepat, dll. Salah satu solusi yang tepat untuk  mengetahui kondisi lingkungan adalah dengan menggunakan metode geospasial. Apa itu Geospasial?

Berdasarkan undang undang nomor 4 tahun 2011 tentang informasi geospasial pasal 1-4 menerangkan, spasial adalah aspek keruangan suatu objek atau kejadian yang mencakup lokasi, letak, dan posisinya. Geospasial atau ruang kebumian adalah aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu. Koordinat ini yang akan mempermudah dalam penentuan lokasi secara spesifik.

Perlu diketahui bahwa di Indonesia Badan pemerintah yang menangani informasi geospasial ini adalah BIG (Badan Informasi Geospasial). Badan ini yang akan menyediakan informasi kepada pemerintah dalam masyarakat dalam hal pengambilan strategi untuk pembangunan nasional. Memang Hampir seluruh kegiatan pemerintah berhubungan dengan elemen geospasial ini. Tugas utama dari badan ini adalah mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan survei pemetaan untuk menghasilkan peta. Pada perkembangan zaman saat ini, tugas BIG semakin bertambah yaitu membangun Informasi Geospasial yang dapat dipertanggungjawabkan dan mudah diakses, menjadi regulator, eksekutor, koordinator pembangunan nasional.

Ketersediaan informasi geospasial yang akurat akan memberikan keputusan yang tepat, efisien, efektif dan komunikatif. Untuk mendapat informasi yang tepat maka dibutuhkan data-data yang akurat. Jenis data geospasial yang sering ditemukan diantaranya, garis pantai hipsografi perairan, nama rupa bumi, batas wilayah, transportasi, fasilitas umum serta penutup lahan.

Namun mirisnya, meskipun peran informasi geospasial sangat penting, pembaruan sistem ini dilakukan 2 tahun sekali. Selain itu, masalah tenaga teknik yang kini semakin berkurang baik di pusat maupun dilapangan sendiri semakin sedikit. Negara Indonesia khususnya, sumber daya manusia yang menangani proses pemetaan sudah semakin berkurang.

Pada tingkat provinsi hanya terdapat 4-5 orang SDM untuk memetakan keadaan lingkungan dengan model geospasial. Untuk keadaan lingkungan yang pada saat ini mengalami kondisi drastis berubah, dibutuhkan sumber daya manusia atau tenaga teknik yang lebih. Kini yang dibutuhkan adalah tenaga di kabupaten/kota karena sekarang Indonesia membutuhkan pemetaan skala 1:50000 dan untuk tingkat desa dibutuhkan skala 1:5000.

Jika semua pemetaan wilayah dilakukan dengan baik maka masalah lingkungan bahkan masalah ekonomi, sosial, budaya, politik, tata ruang akan terselesaikan dengan baik. Pada tulisan ini kita tidak membahas mengenai jumlah SDM yang tepat pada tiap lokasi melainkan membahas peran penting dari geospasial ini.

Hal yang tentu penting selanjutnya adalah Kebijakan Satu Peta (KSP), yang merupakan solusi sempurna untuk mengatasi masalah tumpang tindih izin penggunaan lahan. Tujuan utama dari kebijakan satu peta adalah sebagai standar referensi basis data Geo-Portal, serta bermanfaat sebagai acuan untuk memperbaiki data spasial, akurasi perencanaan tata ruang, akurasi dalam penyusunan kebijakan dan akurasi dalam pengambilan keputusan. KSP ini penting karena akan mengurangi kerancuan informasi geospasial dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah, pengurusan perizinan, maupun proyek strategis dan kegiatan masyarakat yang berhubungan dengan pemetaan. Kebijakan ini juga berguna untuk meminimalisir duplikasi alokasi yang dilakukan oleh instansi dengan tujuan masing-masing.

Geographical Information System (GIS)

Tahukah kamu teknologi baru yang digunakan untuk model geospasial? Saat ini terdapat tools baru dalam pemetaan geospasial yang disebut dengan geographical information system (GIS). GIS adalah suatu teknologi baru yang pada saat ini menjadi alat bantu (tools) yang sangat esensial dalam menyimpan, memanipulasi, menganalisa dan menampilkan kembali kondisi – kondisi alam dengan bantuan data atribut dan spatial.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN