Mohon tunggu...
Ropingi Surobledhek
Ropingi Surobledhek Mohon Tunggu... Cukup ini saja

Memberi tak harap kembali

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Ia Adalah Ibu

10 Desember 2019   09:37 Diperbarui: 10 Desember 2019   09:49 124 24 9 Mohon Tunggu...
Puisi | Ia Adalah Ibu
Galeri Omah Nara Lukisan Kasih Ibu diambil dari omahnara.blogspot.com

Ia adalah Ibu


Ia adalah ibu. Mengandung sembilan bulan sembilan hari. Ditahan tanpa pernah merintih dan memaki.

Ia adalah ibu. Menyusui dengan darah dan air mata  kesabaran. Memelihara penuh kasih sayang. Tak peduli siang. Tak peduli malam. Tidur yang terbuang. Ibu tak harap kembalian.

Ia adalah ibu. Meneteskan air mata. Derita seakan akan digantikan. Sesakit apa pun tetap ditahan.

Ia adalah ibu. Yang kemudian merawat anakmu. Seorang cucu. Seperti ketika kecil dipeluk, dicium, dan dipangku.

Ia adalah ibu. Tergolek lemas di dipan biru. Seorang diri. Kamu sibuk berbisnis ke sana kemari.  Katamu, "Mencari rejeki."

Ia adalah ibu. Surga yang katamu ada di kaki. Kau lupakan karena anak dan istri. Alangkah tak tau balas budi.

Tanah Bumbu, 9 Desember 2019

(Selamat menyongsong hari ibu 22 Desember 2019. Semoga semua anak mengenang kebaikan ibu. Dan kembali menyayangi sepenuh hati.)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
10 Desember 2019