Mohon tunggu...
Ropingi Surobledhek
Ropingi Surobledhek Mohon Tunggu... Belajar hidup

Cukup ini saja

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Penguatan Karakter, Omong Kosong Apalagi

16 September 2019   07:39 Diperbarui: 16 September 2019   07:38 0 6 3 Mohon Tunggu...

Matanya terbuka nanar
Telinga melebar
Kaki membesar
Tangan keram gemetar
Perut keroncongan menahan lapar
Keringat mengucur pengap menggelepar

Pagi-pagi sudah berdiri mendengarkan nasihat
Siang sedikit mencatat
Lalu tugas setumpuk diumpat-umpat
Sebentar istirahat

Membaca
Menulis
Mendengarkan
Dari pagi hingga habis siang
Kita sebut pembelajaran

Pemaksaan
Selama ini hanya sebutan kata
Dan sekian unsur tertera
Ditempel pada dinding-dinding

Bagaimana cara menguatnya, jika hanya angka dan kata?
Dan waktu terpanjang di dunia
Terkurung pagar
Debu-debu menjalar
Sementara gendang hati minta kapan ia bebas dari semua ini, "Pak, tolong beri kami contoh. Juga orang-orang yang kami lihat. Jangan suruh kami menghapal."

Tanah Bumbu, 16 September 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x