Mohon tunggu...
Ropingi Surobledhek
Ropingi Surobledhek Mohon Tunggu... Belajar hidup

Cukup ini saja

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Perjalanan Panjang

12 September 2019   08:26 Diperbarui: 12 September 2019   08:32 0 5 0 Mohon Tunggu...

Tetap saja akhirnya bunga yang harum itu jatuh. Tinggalkan putik pada tangkainya. Kelak akan jadi buah ranum, dan tua. Kembali padanya lahir bibit muda. Begitu seterusnya.

Pemandangan ini terjadi setiap hari. Di depan mata atau di belakang kita. Diperhatikan atau dibiarkan saja. Lahir menua dan mati. Kembali lenyap tak bersisa lagi.

Adakah yang pernah memperhatikan? Mengingat asal kejadian. Ada lalu tiada. Padahal sejatinya pindah dari suka menjadi duka. Nanti akan ada dua jalan. Duka dan duka. Atau duka lalu suka.

Pilihan pada jemari dan langkah kaki kita. Sejarah hanyalah cacatan kehidupan. Tak ada catatan kematian. Catatan amal perbuatan. Catatan kebaikan dan keburukan. Seperti layar kaca, ia tampil di hadapan kita.

Ketika tangan bicara. Ketika kaki jadi saksi. Ketika mulut tak kuasa berdusta. Apa mau dikata. Pasti terjadi dengan sendirinya. Disukai atau dibenci kehadirannya.

Kesedihan adalah tetes air mata. Kesenangan adalah senyum dan tertawa. Tak berbekas apa-apa. Luka tergores bertahan lama, hati kecewa atas orang lain yang menyiksa. Atau perbuatan kita. Sama saja. Catatan lengkap ada di balik dada.

Setelah itu, pelajaran apa yang mampu kita cerna? Sepertinya tak sempat. Hidup terlalu padat. Siang hanya sebentar melepas lelah. Malam sedikit mimpi tercipta. Selebihnya lupa esok datang lagi dan kembali esok pagi pula.

Akhirnya, bendera setengah tiang untuk orang yang berjuang dan terpandang. Bendera hijau di depan rumah sementara jasad dimandikan. Digiring sangat cepat takut bau menyebar. Keluarga tercinta tak mampu menahan. Dibiarkan. Terkubur dan busuk. Hilang rasa kasihan. cinra hanya ada di mulut semata.

Lalu, apa yang kita perebutkan. Cemburu terang-terangan. Dengki saling menyakiti. Dan berebut adu sikut, injak sekuat kaki. Sia-sia, jika berakhir tak meninggalkan arti.

Tanah Bumbu, 12 September 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x