Mohon tunggu...
Ropingi Surobledhek
Ropingi Surobledhek Mohon Tunggu... Belajar hidup

Cukup ini saja

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Indonesia Darurat Diskon

17 Agustus 2019   06:36 Diperbarui: 17 Agustus 2019   06:40 0 6 3 Mohon Tunggu...
Indonesia Darurat Diskon
woke.id

Bagi sebagian orang, momen diskon adalah anugerah terbesar. Tak salah sebenarnya. Kadang demi menghemat belanja momen diskon seperti lebaran saja. Berburu market dan mall. Tentu saja bagi warga kota.

Beda halnya dengan masyarakat di desa yang jau market dan mall. Momen diskon hanya ada dalam angan. Nah, ketika liburan dan jalan-jalan ketemu diskon tidak sengaja. Jadilah menggila. Apa saja mau dibeli.

Pernah suatu ketika bertemu rekan, maaf tak usah disebutkan. Ketika jalan-jalan ke mall pas liburan. Saya orang desa. Jarang ke kota. Apalagi jalan-jalan ke mall. Diajak jalan-jalan paato sangat senang.

Dia rencananya katanya mau ke mall buat jalan-jalan, cuci mata. Ternyata ketika melihat plat merah bulat-bulat di atas etalase barang-barang bertuliskan diskon hingga 90%, tergoda juga mendekat.

Apa yang pertama dilakukan? Melihat label harga. Barangnya seperti apa tidak jadi masalah lagi. Yang penting diskonnya. Berputar-putar, semua label harga dilihat dengan cermat. Saya ikuti saja dari belang. Bertanya juga tidak. Hampir dua jam. Pegal juga kaki mengikutinya. Namanya teman. Ikuti dan ikuti saja.

Sampai suatu ketika, kira-kira ia juga kelelahan. Saya sempatkan bertanya. Kenapa semua barang dilihat labelnya saja. Maka, ia tertawa saja. Ternyata, katanya harga sebelum didiskon sudah dianaikkan. Saya pun tercengan.

Rupa-rupanya teman saja juga pedagang. Jadi dia tau persis berapa harga barang yang dijual di mall itu. Kasihan katanya, banyak orang tertipu. Saya manggut-manggut saja. Maklum orang desa. Beruntungnya saya memang tak niat belanja. Bukan karena tak ingin. Tapi karena memang uangnya tidak ada.

Oleh karena itu, bagi kita yang memang mau jalan-jalan ketika liburan. Dan tempar jalan-jalan kesukaannya adalah mall sebaiknya waspada. Jangan karena melihat diskon besar-besaran lalu tergoda.

Barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan dibeli karena tergoda diskon besar. Mungkin saja jika mabuk diskon, akhirnya malah boros pengeluaran. Jatuhnya harga diskon tidak menguntungkan karena barang yang dibeli todak berguna untuk keperluan kita nantinya.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x