Mohon tunggu...
Ropingi Surobledhek
Ropingi Surobledhek Mohon Tunggu... Belajar hidup

Cukup ini saja

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

LGBT Memakan Korban, Oknum Guru

12 Agustus 2019   09:56 Diperbarui: 12 Agustus 2019   10:06 0 8 3 Mohon Tunggu...
LGBT Memakan Korban, Oknum Guru
Dok: Media Bogor

Adalah ia seorang oknum guru di salah satu SMA. Penyuka sesama jenis. Tidak mendapat respon dari siswanya. Akhirnya dijebak. Lalu siswanya disekap, diikat. Disuruh onani di depan gurunya. Di rekam.

Jika tidak mau melayani hasrat sex guru tersebut vedionya akan disebarkan ke media sosial. Siswanya shok berat. Rekaman menyebar luas.

Apa yang seharusnya dilakukan kepada oknum guru ini? Perilaku menyimpang sering yang dilakukannya berada di luar akal sehat. Apa pun itu. Tidak wajar.

Tidak hanya siswa perempuan yang harus dikhawatirkan orang tuanya ketika berada di luar rumah. Di sekolah termasuk di antaranya.

Lamanya durasi siswa berada di sekolah juga mungkin jadi penyebabnya. Jenuhnya oknum guru seharian berhadapan dengan siswa. Kemudian malamnya disambung dengan lembur perangkat pembelajaran, koreksi pekerjaan siswa. Belum lagi tugas-tugas tambahan.

Padahal, program sekolah aman sudah digelontorkan. Dilaksanakan dengan pengawasan. Nyatanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum guru masih berjalan.

Bukan hanya perundungan sesama teman. Maraknya kenakalaj remaja di lingkungan sekolah, kadang luput dari perhatian.

Apa yang harus dilakukan? Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan selayaknya melakukan uji kelayakan lagi terhadapan Undang-Undang Guru dan Dosen terkait detail tugas dan tanggung jawab guru dan dosen. Hingga tingkat stres yang dihadapi guru berkurang. 

Jangan samakan guru dengan tenaga administratif. Guru bekerja dengan orang hidup, siswa. Dengan berjuta karakter berbeda. 

Sepertinya UU tersebut perlu direvisi lagi guna menyelaraskan dengan perkembangan zaman. Semoga tidak ada lagi oknum guru yang berbuat bejat kepada siswanya. Dalam bentuk apapun. Aamin

sumber

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x