Mohon tunggu...
SUROBLEDHEK
SUROBLEDHEK Mohon Tunggu... Belajar hidup

Cukup ini saja

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Cuitan Berbuntut Penjara

22 Juli 2019   08:29 Diperbarui: 22 Juli 2019   08:32 0 5 2 Mohon Tunggu...
Puisi | Cuitan Berbuntut Penjara
merdeka.com

Cuitan Berbuntut Penjara

Ia melepaskan anak panah dari bibirnya
Lidah memelintir bumbu pemanis
Mengiris, lalu merasa terhina

Pengaduan, pencemaran nama baik
Buntutnya pengadilan dan berakhir di penjara
Adakah selain itu?

Benar, mulutmu harimaumu
Opini dibangun dengan kenyataan
Lalu kau pungkiri

Senjatamu hanya satu, UU IT
Selebihnya koneksi dan ATM ditarik berkali-kali
Kepuasan yang ada di dalam mimpi

Namun nyata adanya
Berulang kejadiannya, dalam kasus berbeda
Aku hanya tertawa, inilah dunia kita

Tanah Bumbu, 22 Juli 2019


KONTEN MENARIK LAINNYA
x