Mohon tunggu...
Ropingi Surobledhek
Ropingi Surobledhek Mohon Tunggu... Belajar hidup

Cukup ini saja

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Jangan Menoleh ke Belakang

21 Juli 2019   09:09 Diperbarui: 21 Juli 2019   09:11 0 20 3 Mohon Tunggu...
Puisi | Jangan Menoleh ke Belakang
twenty20.com

Jangan menoleh ke belakang

Kini gelas itu mulai kosong
Regukan pertama,
Kau amat rakus melahap
Hingga tak tersedia tetesan terakhir

Tentang bagaimana cara meminum
Aku sudah ajarkan
Sejak perebusan, adukan, hingga
Bagaimana kau suguhkan tak ada yang kurang

Sekarang, terbanglah
Banyak sawah yang harus aku cangkul
Ikan di sungai sudah lapar, mereka menanti umpat pancing yang aku lempar
Tak usah gusar

Di tempat asalmu,
Kau adalah ratu, tinggal melambai maka akan berjajar barisan menyambut
Kalungan bunga harum
Guting tajam, kau gunakan untuk pita peresmian

Izinkan aku menyaksikan
Melihat tepuk tangan
Dan riuhnya pesta pemyambutan
Sambil mengurut dada, aku senang

Aku akan tetap bertahan
Hidupku memang seperti ini
Bunglon yang hilang pelangi
Tak mampu mengubah diri, walau untuk menyelamatkan diri

Tanah Bumbu, 21 Juli 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x