Mohon tunggu...
ROPINGI
ROPINGI Mohon Tunggu... Pendidik

Jika sudah dimulai jangan pernah segera diakhiri

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Duri dan Mawar

9 Juni 2019   19:33 Diperbarui: 9 Juni 2019   19:54 0 10 0 Mohon Tunggu...
Duri dan Mawar
Dokpri

Suatu ketika aku bertanya pada mawar tentang duri yang menyelimuti rantingnya
Ia menjawab, sengaja aku buat untuk menjebak
Jika ada yang tidak bertanggung jawab, aku akan  tancapkan pada dadanya
Lalu ia akan merana selamanya

Lantas harum semerbak yang kau tebar ke mana-mana?
Ia hanya tersenyum kemudian berpaling sambil menitipkan pesan
Jika kebaikan hanya diterima orang yang baik maka ia takkan merasa manfaat kebaikan itu
Jika penerima adalah si pendosa, ia akan merasa berbeda

Padahal harum itu telah ciptakan fitnah pada hati-hati pencinta?
Itulah gunanya aroma agar ia tahu beda antara cinta  dan rindu
Apa untungnya ada cinta dan rindu, jika duri itu menancap sangat sakit

Ia serius kali ini
Lihatlah ikan, semakin nikmat rasanya maka semakin banyak durinya
Lihatlah lautan, semakin besar gelombang maka semakin dalam
Lihatlah aku, semakin cantik parasku maka semakin banyak yang menggodaku
Jadi wajar jika ada mawar dengan durinya
Aku juga seperti itu
Kalau kau perlu
Tinggal telpon, tak perlu ragu
Duri itu tak mungkin mengenai dirimu

Tanah Bumbu, 09 Juni 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x