Mohon tunggu...
ROPINGI
ROPINGI Mohon Tunggu... Pendidik

Jika sudah dimulai jangan pernah segera diakhiri

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Ketika Ia

22 Mei 2019   19:55 Diperbarui: 22 Mei 2019   20:03 0 15 0 Mohon Tunggu...

Keinginan besarku adalah melihat kekasih sampai puas
Dan ia juga melihatku sampai puas
Sifat sejati masing-masing
Sifat akan sangat cepat ia kenal

Tidakkah ia tahu
Saat itu ia menjadi kekasih seseorang
Masing-masing terikat dalam ikatan yang indah
Lalu, seseorang dengan cepat melupakan kekasihnya

Yang satu diinginkan dan disukai
Yang satu lagi sangat tidak disukai
Seperti seorang pengemis ketika datang dengan segera diberi roti agar segera pergi
Pengemis sangat tidak disukai

Dia yang kini adalah dia yang dahulu kulihat
Dia yang selalu terbayang
Dia yang selalu dalam sebutan dan pikiran
Ketika ia masuk ke istanaku, akan segera aku persilakan

Lalu, bedanya
Kebencian, tidak disukai
Dan yang sangat dikasihi
Hanya ada pada hati

Padahal, aku mencintai sang raja bukan karena urusan-urusan dunia, bukan karena pangkatnya, bukan karena amalannya, dan bukan karena ilmunya.

Tanah Bumbu, 22 Mei 2019