ROPINGI
ROPINGI Guru

Ketika semua dimulai jangan pernah segera diakhiri

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi | Rekonsiliasi Sayang

26 April 2019   07:05 Diperbarui: 26 April 2019   23:55 340 60 24
Puisi | Rekonsiliasi Sayang
ilustrasi. (Karya: Made Gunawan dalam cerpen Ayat Kopi - Joko Pinurbo)

Suatu ketika ada anak yang bertanya 
Mengapa ia dimusuhi temannya? 
Aku menjawab, barangkali karena ia nakal 
Ia menggelengkan kepala 
Atau karena ia tidak mau berbagi uang jajan 
Ia menjawab, jangankan untuk berbagi 
Setiap hari pun ia sering menahan lapar 
Apakah ia dimusuhi karena kemiskinannya 
Ia diam 
Barangkali benar kataku 

Di lain waktu ada anak yang mengadu kepadaku 
Mengapa ia tidak punya teman? 
Ia merasa sangat kesepian 
Harus hidup sendirian 
Aku bertanya, Ibu bapak dan saudaramu ada di mana? 
Ia menggelengkan kepalanya 
Apakah ia sebatang kara 
Ia diam, tak mengerti maknanya 

Lalu aku berkata, maukah ia aku beri saran
Ia mengangguk dan tersenyum
Sangat senang hanya dengan sebuah harapan

Aku pun diam, tak tega membuatnya sedih dan kecewa
Saran pun enggan aku ucapkan
Kupeluk ia sepenuh kasih sayang
Lalu, kubisikkan lirih ke telinganya
Rekonsiliasi sayang
Hanya itu sebuah harapan agar ia tak kesepian
Pelukanku kian erat
Aku sangat sayang hingga enggan melepaskan, meski hanya sekejap

Tanah Bumbu, 26 April 2019