Mohon tunggu...
ROPINGI
ROPINGI Mohon Tunggu... Pendidik

Jika sudah dimulai jangan pernah segera diakhiri

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Prosais | Rekonsiliasi

23 April 2019   16:56 Diperbarui: 23 April 2019   17:10 0 36 10 Mohon Tunggu...
Prosais | Rekonsiliasi
beritagar.com

/1/
Tuanku, ibuku sakit keras. Bapakku sangat malas. Tetanggaku semua tak berbelas kasihan. Tak satu pun beri pertolongan. Mereka datang dengan ejekan. Semua menyalahkan.

Aku datang membawa banyak masalah. Aku datang membawa banyak gundah. Aku datang membawa semua keluh kesah.

Tuanku, kau orang mulia. Sangat dermawan. Berjuta belas kasihan. Menyayangi tak pilih sayang. Aku datang padamu. Berikan solusi atas semua salahku.

Tuanku berkata: mintalah pengampunan. Lakukan dengan ikhlas.

/2/
Tuanku, aku datang padamu dari tempat yang jauh. Suamiku pergi tak kembali lagi. Tak ada yang mencari rejeki. Anak-anak kami banyak. Bagaimana mereka harus makan.

Suamiku pergi dengan kekasih lain lagi. Aku sakit hati. Aku sudah melayani sepenuh hati. Mengabdi pada suami lama sekali. Namun, dia tetap pergi juga.

Tuanku, tolong beri pencerahan kepadaku. Suamiku harus pulang. Harus ada yang mencari penghasilan. Aku sangat menyayangi suamiku.

Tuanku berkata: mintalah pengampunan. Lakukan dengan ikhlas.

/3/
Tuanku, aku banyak ilmu. Gelarku setumpuk. Hartaku tak habis untuk tujuh turunan. Aku bingung menghabiskan. Hatiku tetap tidak tenang.

Kekuasaanku berlipat. Tinggal perintah, semua berangkat. Mengerjakan dengan hasil yang hebat. Namun, aku tetap belum puas. Masih rakus menguras.

Tuanku, apa yang harus aku lakukan. Apakah semuanya aku buang. Agar hati dan jiwaku tenang. Bisa tidur dengan terlentang.

Tuanku berkata: mintalah pengampunan. Lakukan dengan ikhlas.

/4/
Tuanku, aku lihat semua masalah yang mereka tanyakan. Semua derita yang mereka rasakan. Kepuasan yang tak habis-habisnya dimintakan. Memgapa tuanku berikan jawaban yang sama?

Tuanku menjawab: lihatlah apakah mereka akan datang lagi setelah ini? Jika melakukan dua hal yang aku minta saja tidak bisa, buat apa meminta lainnya.

Tuanku, apakah seperti ini rekonsiliasi?
Tuanku tersenyum, kemudian pergi

Tanah Bumbu, 23 April 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x
23 April 2019