SUROBLEDHEK
SUROBLEDHEK Guru

Hari baru, semangat baru, wajah baru, ayo siapa mau

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Kopi Ini untukmu Sayang

23 April 2019   00:16 Diperbarui: 23 April 2019   00:22 126 38 8
Puisi  |  Kopi Ini untukmu Sayang
Health Detik

Kopi ini untukmu sayang
Dari benih di belakang rumah, warisan kakek
Pupuk sayang selalu tebar kebahagiaan
Merekah senyum kita

Sayang, biarkan kopi besar lagi
Kemarin badai hantam rumah kita
Kopi porak poranda
Cinta terbelah tepat di tengahnya
Aku sempat menangis karenanya

Sayang, esok pagi buat seduhan kopi baru
Sisa cinta masih terasa di antara sanak saudara
Di antara reruntuhan arogansi kuasa
Harta kita:
Kereta api, bus kota, pasar rakyat, market semua milik kita

Remaja lugu tak sedikit jumlahnya
Menanti uluran cinta dalam seduhan kopi sayang setiap malam
Biarlah sisa endapan kopi kemarin lusa jadi sejarah kelam
Buat mereka nanti menggantikan kita
Meracik kopi bahagia

Tanah Bumbu, 23 April 2019