Mohon tunggu...
ROPINGI
ROPINGI Mohon Tunggu... Pendidik

Jika sudah dimulai jangan pernah segera diakhiri

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Ode Ini Rinduku Ma

22 Maret 2019   07:50 Diperbarui: 22 Maret 2019   08:17 0 44 20 Mohon Tunggu...
Puisi  |  Ode Ini Rinduku Ma
mutualart.com - Barli Sasmitawinata


Membaca(lagi) surat-surat cintamu
adalah mengulik masa lalu
mendengarkan setiap denting waktu
tentang asa, cemas, dan manisnya cemburu

Melarutkan risau pada ode, emosi, dan tarian api
adalah merasakan hangatnya matahari menjelang musim semi di Kings Park Area, Botanic Garden, atau lengking tasmania

Kubenamkan gelisah pada mimpi di pangkuanmu
udara dingin yang mngalir dari bukit-bukit berbatu
agar, meski pecah isakku malam ini tetaplah lekat kau di sini

Aku rindu rumah kita, Maa ..
berpagar halinjuang beratap rumbia
pada nasi hangat yang kita makan hanya pada hari raya
atau ketika kau pulang dengan mengempit sekepal nasi doa

Hidup layak tanpa dirimu adalah ceritaku yang sungguh tak layak
Kebun anggur musim semi
Koin emas di harbour fremantle atau pesiar malam hari
semua membuatku sepi

Aku rindu kau ada, Maa!
maka
Kubaca(lagi) surat-surat cintamu
Kubenamkan gelisah pada ode, emosi, dan isak rindu

Kutulis untuk Mama Fairah (Alm)
Hanny, 22 Maret 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x