Mohon tunggu...
Ropingi Surobledhek
Ropingi Surobledhek Mohon Tunggu... Belajar hidup

Cukup ini saja

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Prosais | Kau Selalu Ingkar Janji

12 Februari 2019   07:27 Diperbarui: 12 Februari 2019   08:22 0 29 12 Mohon Tunggu...
Prosais  | Kau Selalu Ingkar Janji
Pixabay.com

Oleh ROPINGI

Jika malam ini gerombolanmu datang membawa sekeranjang pedang tajam terhunus. Tenang, pasti aku hadang. Kalian pasti lupa. Tanganku panjang dan kekar seperti batu. Kakiku ada seribu. Sekejap mampu membiusmu. Bahkan hanya dengan sembilu.

Iringan penari latar tarikan tarian rindu. Kemudian, gapura akan terbuka lebar. Ada permadani panjang merah tua terhapar. Kalungan kembang empat puluh warna. Seketika.

Hidangan sayang berbaris perawan lugu menanti di kasur bludru. Hanya untukmu. Agar lelah perjuanganmu lenyap dalam hentakan napas pertama. Lalau menyerah tertidur dan lupa.

Jika malam ini engkau mengintip lewat celah kecil angin-angin kamarku. Engkau akan dapati aku sedang tersungkur malu. Sambil hentakkan dahi pada marmer lantai kamar. Basah air mata penyesalan.

Tidak ada nyala lampu. Tidak ada kemenyan. Tidak ada wewangian. Hanya ada dirimu terpasung di kursi. Telanjang pamerkan kulit mulus dan lekuk tubuh menggiurkan. Sayangnya, mataku tertutup malam. Segelap-gelapnya.

Jika malam ini kau datang dengan sejuta rindu. Akan kulepas baju dan bentangkan tangan terbuka lebar. Pasti kupeluk erat ragamu takkan terlepas lagi. Karena kau datang tanpa birahi.

Sayangnya, setelah malam ini engkau takkan pernah berani datang lagi. Karena engkau selalu ingkar janji.

Tanah Bumbu, 12 Februari 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x