Mohon tunggu...
Ronald Hutasuhut
Ronald Hutasuhut Mohon Tunggu...

Seniman Musik

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Tidak Perlu Rekonsiliasi dengan Prabowo

23 April 2019   11:03 Diperbarui: 23 April 2019   11:06 0 9 5 Mohon Tunggu...
Tidak Perlu Rekonsiliasi dengan Prabowo
Photo by Wesley Tingey on Unsplash

Selama proses Pemilu 2019 ini telah terjadi tindakan-tindakan yang melanggar hukum dan tindakan di luar batas tata krama: Etika politik.

Rekonsiliasi kubu-kubu pasca-Pemilu memang baik. Tapi dalam Pemilu 2019, rekonsiliasi hanya akan 'menidurkan' etika politik yang bobrok, yang akan bangun lagi pada Pemilu selanjutnya. Politik yang tidak beretika lebih banyak mudaratnya.

Sepanjang masa kampanye, kubu 02 melontarkan banyak fitnah terhadap lawannya, Jokowi dan pemerintahannya. Mereka juga play victim, meneriakkan bahwa mereka 'akan' dicurangi. Sementara para pendukungnya asyik mengomentari kinerja pemerintahan Jokowi dengan kalimat-kalimat berbau fitnah dan hoaks.

Kubu 02 jelas menolak semua kemajuan dan prestasi Jokowi, karena mereka menganggap semua yang dilakukan Jokowi itu salah.

Setelah hasil quick count keluar, mereka langsung menuduh para lembaga survei yang melaksanakan QC itu curang dan memihak kepada kandidat 01. Ketika lembaga-lembaga survei mengundang kubu 02 untuk membuka hitung-hitungan metodologi QC secara akademik, kubu 02 tidak hadir.

Setelah menolak 'adu hitung', mereka malah menantang lembaga-lembaga survei untuk membuka sumber dana pelaksanaan QC. Seharusnya mereka tahu bahwa tidak perduli siapa yang mendanai, selama metode QC dijalankan sesuai dengan kaidah statistika yang benar dan disertai bukti-bukti sampel, maka hasilnya tetap akan mewakili kebenaran hasil perhitungan.

Kubu 02 jelas menolak percaya terhadap hasil ilmiah QC yang sifatnya ilmu eksak. Walaupun hasilnya hanya estimasi, tapi perhitungan QC memiliki margin of error yang nilainya kecil.

Kubu 02 secara terang-terangan mendeklarasikan diri sebagai pemenang Pilpres tanpa keputusan resmi KPU. Artinya, deklarasi 'Prabowo menang' itu tidak berdasarkan hukum. Mereka lalu mengancam akan menggunakan people power jika hasil KPU tidak sama dengan hasil yang kubu 02 hitung sendiri secara sepihak.

Ketika kubu Jokowi mengutus Luhut Panjaitan untuk perundingan rekonsiliasi dengan Prabowo, pihak Prabowo JUGA menolak hanya dengan alasan lagi flu.

Jika kubu Prabowo sudah begitu, lalu untuk apa rekonsiliasi? Semestinya tunggu saja hasil resmi KPU. Biarkan semua berjalan tetap pada jalurnya, apa adanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x