Mohon tunggu...
vandi romadhon
vandi romadhon Mohon Tunggu... Freelancer - Suka Berkabar Kepada Teman dan Saudara

Ayah yang baik

Selanjutnya

Tutup

Joglosemar

Perusahaan Tetap Buka Saat Purbalingga Tiga Hari di Rumah Saja, Ini Akibatnya

10 Juli 2021   22:08 Diperbarui: 10 Juli 2021   23:02 38 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Perusahaan Tetap Buka Saat Purbalingga Tiga Hari di Rumah Saja, Ini Akibatnya
Karyawan Perusahaan Wig Tetap Berangkat saat Purbalingga di Rumah Saja/(dokpri)

Satgas COVID-19 Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah melakukan sidak pada sejumlah perusahan. Pada Hari kedua penerapan gerakan Purbalingga tiga hari di rumah saja masih ditemui beberapa perusahaan tetap beroperasi. 

"Hari ini kita mengunjungi pabrik pabrik untuk memastikan selama gerakan Purbalingga tiga hari di rumah saja tidak ada perusahaan yang beroperasi," kata Kepala Satpol PP Purbalingga Suroto, Sabtu (10/7/2021)

Menurutnya ada sejumlah pabrik masih tetap beroperasi. Atas temuan itu langkah peringatan dan pembubaran aktifitas dilakukan. 

"Ini ternyata PT Sophian, ini Mr Yook owner-nya masih buka (menjalankan produksi), alasannya mengejar target ekspor ke Jepang. Ini akan close dan besok libur beroperasi," katanya 

Suroto lalu  memberikan teguran pertama kepada pemilik perusahaan, dan memintanya untuk menghentikan kegiatan operasi. 

Selanjutnya Jika besok masih tetap beroperasi, maka terpakasa satgas COVID-19 akan memberikan sangsi yang lebih berat.

"Setelah sangsi teguran tidak diindahkan maka sangsi paling berat adalah penutupan perusahaan," tegas Suroto

Dari kegiatan inspeksi setidaknya hari ini ada tiga perusahaan yang ditemukan masih beroperasi. Selain mendapat teguran perusahaan yang membandel diberi tanda dengan penempelan stiker peringatan. 

Dari informasi yang diterima, Untuk mendukung penerapan PPKM Darurat, Bupati Purbalingga Jawa Tengah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 300/ 13002/2021 Tentang Gerakan Purbalingga di Rumah Saja. 

Kebijakan itu dilakukan mengacu pengalaman penerapan Jateng di Rumah Saja beberapa waktu lalu, yang dinilai cukup efektif menekan perkembangan virus corona.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN