Mohon tunggu...
R Sugiarti
R Sugiarti Mohon Tunggu... Freelancer

freelance writer, communication consultant, yogini

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Pilkada Tangsel 2020, Butuh Kandidat Pemimpin Muda dalam Gagasan, Bukan Penampilan dan Gaul Semata

10 Februari 2020   17:07 Diperbarui: 12 Februari 2020   10:03 21 1 0 Mohon Tunggu...
Pilkada Tangsel 2020, Butuh Kandidat Pemimpin Muda dalam Gagasan, Bukan Penampilan dan Gaul Semata
Ilustrasi Pemimpin Milenial - Sumber Foto: fortune.com (10/2/2020)

BerdasarkanMengacu pada data demografi yang terlihat sekarang ini, mayoritas warga Tangerang Selatan didominasi oleh kaum milenial muda. Saat ini generasi milenial Tangsel yang sudah memiliki hak pilih berkisar 40 persen. Tentunya hal itu kekuatan kaum milenial yang sebesar itu membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengerti dan memahami mereka dengan baik.

Kebetulan di tahun 2020 ini Indonesia akan menggelar Pilkada Serentak. Kota Tangsel termasuk sebagai salah satu daerah yang akan menggelar Pemilihan Wali Kota pada 2020 itu. Karena itu harapan akan munculnya pemimpin muda pada Pilwalkot kali ini sangat besar. 

Yang masih jadi masalah adalah pemimpin muda semacam apa yang dibutuhkan Tangsel sekarang ini? Apakah pemimpin muda dalam arti usia dan fisik semata, atau pemimpin muda dalam arti pemikiran dan gagasan.

Jika dilihat dari peta kandidat yang muncul sekarang, tentunya sudah ada beberapa kandidat bakal calon Wali Kota muda yang tengah merajut jalan menuju ke kursi Tangsel 1 menggantikan Airin Rachmi Diany yang akan segera mengakhiri periode kedua kepemimpinannya. 

Hanya saja diantara puluhan kandidat yang menyatakan tekadnya untuk maju sebagai kandidat tersebut, akhirnya hanya ada beberapa kandidat saja yang boleh dikatakan terlihat serius dan menonjol.

Sebut saja di dalamnya ada Pilar Saga Ichsan, Fahd Pahdepie yang benar-benar nampak milenial dari sisi usia dan fisik, lalu ada pengusaha muda yang sukses, Rizal Bawazier yang merupakan keturunan Lengkong Kyai. Ada Aldrin Ramadian Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Tangsel yang juga merupakan adik Airin. 

Ada Suhendar yang merupakan penggiat social serta dosen fakultas hukum Universitas Pamulang (Unpam), Siti Nur Azizah yang merupakan anak Wapres Ma'ruf Amin, Tomi Patria Lurah Cipayung- Ciputat dan beberapa kandidat yang masih tergolong muda lainnya.

Barisan kandidat muda di atas akan bersaing dengan kandidat-kandidat yang sudah tua atau boleh dibilang sudah mapan (mature) seperti Wakil Walikota Benyamin Davnie dan Sekda Tangsel, Muhammad, dan beberapa tokoh berumur lainnya.

Banyak pengamat menyatakan bahwa sebagai wilayah pendukung daerah Ibu Kota yang metropolitan, Tangsel saat ini membutuhkan pemimpin muda yang kreatif, dinamis, berani, berenergi dan inovatif dalam menginisiasi gagasan-gagasan baru yang brilian sekaligus mencari solusi dalam mewujudkannya ke bentuk pembangunan yang nyata.

Harus diakui bahwa selama dua periode pemerintahan Wali Kota Airin Rachmi Diany, Tangsel tidak menunjukkan progress pembangunan yang moncer seperti yang diimpikan banyak warganya terutama generasi mudanya. 

Padahal jika dilihat dari wilayahnya sebagai pendukung Ibu Kota, Tangsel memiliki potensi besar untuk maju lebih pesat mengikuti kebesaran Jakarta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x