Mohon tunggu...
Rohati Sukma Sajati
Rohati Sukma Sajati Mohon Tunggu... Lahir di Brebes pada 09 April 2000

Nama panjang nya rohati sukma sajati lebih akrab disapa rohati, Dia lahir pada tahun 2000 dan beragama islam, Dia tinggal di sebuah desa bernama desa tanggungsari di kecamatan ketanggungan. Dia anak ketiga dari 4 bersaudara buah hati dari pasangan bapak endang rais dan ibu caswilem, pada usia 5 tahun dia mulai masuk pendidikan di taman kanak-kanak aisiyah 04 didesanya, setelah lulus melanjutkan pendidikan di SD Negeri tanggungsari dan lulus pada tahun 2012, kemudian melanjutkan Sekolah di SMP Negeri 03 ketanggungan dan lulus pada tahun 2015, Dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 01 ketanggungan dan lulus pada tahun 2018. Abahnya selalu berpesan agar selalu bersyukur atas segala sesuatu yang telah diberikan Tuhan di kehidupannya.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Banjir Tahunan Salah Siapa?

23 Februari 2021   22:42 Diperbarui: 23 Februari 2021   23:27 31 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Banjir Tahunan Salah Siapa?
Banjir di kecamatan ketanggungan 17/02/2021 | dokpri

 Banjir menurut Wikipedia adalah "peristiwa bencana alam yang terjadi ketika aliran yang berlebihan merendam daratan".

 Banjir tahunan salah siapa ?

Setiap tahun Indonesia selalu menjadi daerah terdampak banjir pada musim hujan. Dan Saat ini banyak daerah yang sudah terkena dampak banjir tahunan.

Seperti banjir yang melanda di daerah kecamatan ketanggungan pada hari Rabu dan Kamis tepatnya tanggal 17 dan 18 Februari 2021.

Hujan deras yang mengguyur di daerah tersebut menyebabkan lima desa di kecamatan ketanggungan Kabupaten Brebes tersebut terkena dampak banjir, lima desa tersebut diantaranya; Desa Ketanggungan, Dukuhturi, Padakaton, Karangmalang, dan Cikeusal Lor.

Banjir disebabkan oleh tanggul sungai yang tidak kuat menahan  derasnya aliran air sehingga air dari sungai meluap dan mengalir ke daerah pemukiman warga.

Banjir juga bisa di sebabkan oleh sampah yang ada di sungai sehingga mengakibatkan air tidak mengalir dengan baik. Selain itu sedikit nya saluran air juga dapat menyebabkan banjir karena tidak ada tempat untuk jalan mengalirnya air .

Hulu sungai yang botak juga dapat menyebabkan banjir karena kurangnya penyerapan air. Menurut salah satu mahasiswa Universitas Terbuka (UT) dan sekaligus korban banjir, rekan Muhammad Subekhi " hulu sungai di kecamatan ketanggungan terdapat di Desa Pamedaran dan Jalawastu ".

Banjir pada hari Rabu 17 Februari 2021 menurut salah satu warga  korban banjir desa Karangmalang bernama Balgis Sabilla " banjir  di desa Karangmalang tersebut surut sekitar pukul 08.00 wib."

Sedangkan banjir Pada hari Kamis 18 Februari 2021 menurut rekan Muhammad Subekhi" banjir tersebut surut sekitar pukul 01.00 wib."

Maka dari itu untuk mencegah banjir hal-hal yang bisa dilakukan adalah peninggian tanggul di sisi sungai, jangan membuang sampah ke sungai dan saluran air, membuat saluran air di daerah rendah serapan air, dan melakukan reboisasi atau penanaman pohon di sekitar hulu sungai dan hutan .

VIDEO PILIHAN