Mohon tunggu...
Choirul Huda
Choirul Huda Mohon Tunggu...

Penulis di Kompasiana (Kompasianer) yang hobi reportase untuk menulis catatan harian, musik, olahraga, fiksi, dan sebagainya. @roelly87 (www.roelly87.com)

Selanjutnya

Tutup

Catatan Artikel Utama

Profil Anang Iskandar: Calon Kapolri yang Merupakan Blogger Aktif

5 Februari 2015   22:36 Diperbarui: 17 Juni 2015   11:46 0 17 19 Mohon Tunggu...
Profil Anang Iskandar: Calon Kapolri yang Merupakan Blogger Aktif
14231346712087657800

[caption id="attachment_395137" align="aligncenter" width="600" caption="Anang Iskandar/Kompas.com"][/caption] DALAMbeberapa tahun terakhir, sudah lumrah jika ada pejabat atau petinggi negara yang menuliskan catatan hariannya diblog pribadi. Misalnya, Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla yang kerapngeblog di Kompasiana dengan akunkompasiana.com/jusufkalladan mantan Menteri Sekretariat Negara (Mensekneg) Yusril Ihza Mahendra melaluikompasiana.com/YusrilihzaMahendra. Bahkan, selain mereka ada Faisal Basri, Ketua Tim Kelola Minyak dan Gas Bumi, yang hingga kemarin aktif diKompasiana.com/faisalbasri. Artikel yang ditulis ketiga pesohor itu bisa dipastikan asli mengingat Admin Kompasiana sudah memverifikasinya. Yaitu, dengan memberi tanda centang biru yang hanya dibubuhkan padaKompasianer berkualitas. Mengenai para pejabat atau petinggi negara yang aktif sebagaiblogger, saya jadi teringat pada tokoh yang terkenal konsisten dalam memberantas peredaran narkotika dan obat terlarang (narkoba). Ya, sosok itu adalah Anang Iskandar yang sejak 2012 lalu menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Beliau dikenal sebagaiblogger aktif yang kerap menulis catatan hariannya di anangiskandar.wordpress.com.

14231248711866226214
14231248711866226214
Kepala BNN Komjen Anang Iskandar (Sumber foto dokumentasi pribadi/ www.kompasiana.com/roelly87)Kebetulan, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) -sumber Detik.com- menyebut nama Anang sebagai salah satu dari sembilan calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Sebenarnya, bukan hal yang aneh mengingat pria kelahiran Mojokerto, 18 Mei 1958, itu sudah menyandang tiga bintang di pundaknya. Alias, Anang memiliki pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) yang merupakan kriteria utama sebagai Kapolri. Meski, penunjukkannya tergantung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memiliki hak prerogatif sebagai panglima tertinggi di negara ini. Bagi saya pribadi, ada kebanggaan tersendiri bila kelak Anang terpilih. Sebab, itu merupakan kali pertama dalam sejarah, Kepala BNN menjabat sebagai Kapolri. Itu karena biasanya, pangkat yang kerap memiliki kode TB 1 (Tri Brata) atau Trunojoyo 1 -merujuk markas besar Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan- berasal dari Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim). Memang, Kapolri terpilih saat ini, Komjen Budi Gunawan juga bukan berasal dari Reskrim. Tepatnya, Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol). Namun, Budi belum secara resmi menjabat Kapolri karena menunggu keputusan presiden lebih lanjut.

*       *       *

Ruangan di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu pagi (4/2) tampak bergemuruh. Itu karena kekompakan dua petinggi negeri ini mengenai vonis hukuman mati unuk bandar narkotika dan obat terlarang (narkoba). Ya, baik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala BNN Anang Iskandar sama-sama menegaskan, bahwa Indonesia menerapkan nol toleransi terkait peredaran narkoba yang saat ini sudah dalam status darurat. Seusai melakukan sambutan pembuka pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BNN, Jokowi diantar Anang menuju kendaraan dinasnya menuju tempat lain. Bisa dipahami mengingat jadwal presiden sangat sibuk. Apalagi, mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu bersiap untuk melakukan kunjungan diplomatik ke beberapa negara di Asia Tenggara selama lima hari ke depan (5-10 Februari). Yang menarik ketika kedua petinggi negeri itu melewati rombongan media yang mengerubungi di pintu masuk Birawa. Sebagaimana biasanya, Jokowi dengan kalem menjawab berbagai pertanyaan mengenai situasi di negara ini. Termasuk tentang calon Kapolri baru pengganti Komjen Budi Gunawan. Jokowi saat itu meengaskan, segera menyelesaikannya setelah pulang dari kunjungan ke negara tetangga. Nah, menariknya lagi, ketika ada beberapa  media yang menanyakan soal kesiapan Anang jika dilantik menjadi Kapolri. Sebab, bukan rahasia umum bila pria berusia 53 tahun itu juga dicalonkan sebagai pengganti Jenderal Sutarman. Pasalnya, Anang memiliki kriteria yang layak. Yaitu, kini sudah berpangkat Komjen dengan bintang tiga tersemat di pundaknya. Selain itu, Anang juga beberapa kali memegang jabatan penting seperti Kapolda Jambi, Kadiv Humas Polri, Gubernur Akpol, dan kini Kepala BNN. Hanya, pemilik akun twitter@anang_iskandar ini enggan menjawab secara rinci. "Kok, kalian tanya itu (pencalonan Kapolri)?" tutur Anang tersenyum sambil berlalu. Sebab, bagaimanapun penunjukan Kapolri merupakan hak prerogatif presiden. Tapi, dari gestur tubuhnya, Anang menyatakan siap jika ditunjuk menjadi pemimpin tertinggi di Kepolisian. Wajar, lantaran, sebagai warga negara yang baik harus siap jika ditugaskan presiden yang merupakan panglima tertinggi di negeri ini. Sebagai sesamablogger, jelas saya senang jika Anang dapat menjabat sebagai Kapolri. Maklum, saya pribadi memiliki kesan tersendiri terhadapnya. Lantaran, meski menjabat sebagai perwira tinggi di kepolisian, Anang dikenal sangat ramah terhadap siapa saja. Termasuk, saya dan rekan-rekanblogger lainnya ketika diundang BNN untukKampanye Pemberantasan Narkoba. Saya sendiri sudah tiga kali bertemu dengannya. Pertama, waktu menghadiri undangan BNN bertajuk "Pergelaran Seni Budaya dan Forum Komunikasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba" di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, 25 Maret 2014. Selanjutnya, saat  pimpinan BNN mengadakanFocus Group Discussion(FGD)denganblogger di Lantai 1 Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, 14 April 2014.  Terakhir,ketika diundang BNN untuk mengikuti Rakornasdi Hotel Bidakara (2/4). Jadi,  jika Wakil Presiden dan mantan Mensekneg pun seorangblogger, tentu wajar bila nantinya Kapolri baru yang terpilih juga merupakanblogger. Toh, dengan begitu, ke depannya pihak kepolisian bisa lebih dekat dengan masyarakat yang dalam beberapa pekan terakhir mendapat sorotan tajam. Nanti, pihak Kepolisian bisa bersinergi denganblogger untuk memperbaiki citranya di hadapan publik. Toh, bukankah polisi danblogger merupakan bagian dari rakyat Indonesia? Hanya, sekali lagi, mengenai pemilihan Kapolri merupakan hak prerogatif presiden. Semoga sosok yang terpilih nanti bisa lebih ramah terhadap masyarakat dan juga di kalangan blogger!

*       *       *

Profil Anang Iskandar yang bersumber dari blogpribadinya anangiskandar.wordpress.com: Pendidikan Umum: SD Negeri 6 Balonggari Mojokerto SMP Negeri 2 Mojokerto SMA TNH Mojokerto S1 FH Pancasila, Jakarta S2 Pasca Sarjana Universitas 17 Agustus, Surabaya Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti Pendidikan polisi: Lulus AKABRI (sekarang Akpol) 1982 Lulus PTIK 1987 Lulus Sespim 1997 Lulus Sespati 2005 Lulus Susjab Kapolres 1999 Dijurpa Serse 1983 Lat Penyidikan Narkotika 1989 Lat Penyidik 1999 Lulus Pelatihan Menembak Senjata Genggam 1997 Karier di Kepolisian: Wakapolsek Denpasar Kota Kapolsek Denpasar Selatan Kapolsek Kuta Bali Komandan KP3 BIA Ngurah Rai Bali Perwira Siswa PTIK Kasat Serse Tangerang Polda Metro jaya Kapolsek Pancoran Jakarta Selatan KA Unit VC Sat Serse Umum Dit Serse Polda Metro Jaya Paban Muda Binkar Spers ABRI Perwira Siswa Sespim Polri Sesdit Bimas Polda Bengkulu Praban Madya Binkar Spers ABRI Kapolres Blitar Polda Jawa Timur Kapolres Kediri Polda Jawa Timur Kepala Sekolah Polisi Negara Mojokerto Polda Jawa Timur Kepala Sekolah Polisi Negara Lido Polda Metro jaya Kapolres Metropolitan Jakarta Timur Peserta Sespati Angkatan IX Kapolwiltabes Surabaya Polda Jawa Timur Kapus Cegah Lakhar BNN Direktur Advokasi Deputi Cegah BNN Kapolda Jambi Kadiv Humas Polri Gubernur Akademi Kepolisian Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Penghargaan negara: Satya Lencana, kesetiaan 8 Tahun Satya Lencana, kesetiaan 16 Tahun Satya Lencana, kesetiaan 24 Tahun Satya lencana, Dwijasista Satya Lencana, Yanautama Bintang Bhayangkara Nararya Bintang Bhayangkara Pratama Penghargaan masyarakat: Penghargaan dari Gubernur AKABRI UDARAT sebagai Peserta Terbaik 3 Chandradimuka 1978 Man of the Year 2007 dari Yayasan Penghargaan Indonesia Penghargaan sebagai Insan Penggerak Pembangunan Indonesia Berprestasi 2007 dan 2008 Borgol Award JTV 2007 dan 2008 Pengharaan sebagai Citra Insan Informasi Indonesia Peraih Mesin Jahit Emas 100 Tahun Singer Penghargaan dari Gubernur Bank Indonesia, atas prestasi mengungkap peredaran uang palsu Penghargaan dari Gubernur PTIK, atas pengabdian dalam pelaksanaan Outbond Mahsiswa PTIK Karya yang telah Diterbitkan: Surabaya Kinclong Outbond Polwiltabes Surabaya Menuju Budaya Baru Paradigma Baru Pencegahan Narkoba Dari kampung untuk Indonesia Perjalanan menuju Indonesia bebas narkoba Catatan Kapolda Jambi: Polisi Ditantang kringetan Kemampuan Lain: Dan - 1 Wadokai Karatedo Indonesia Dan - 1 LEMKARI Tukang potong rambut Fotografer Pelukis

*       *       *

[caption id="attachment_349518" align="aligncenter" width="368" caption="Anang Iskandar bersama petinggi BNN lainnya dalam diskusi bersama blogger "]

14231249511521824410
14231249511521824410
[/caption]

*       *       *

14231249851115507600
14231249851115507600
[/caption]

*       *       *

[caption id="attachment_349521" align="aligncenter" width="368" caption="Antusiasme blogger saat mengikuti tanya jawab dengan Anang Iskandar dan petinggi BNN lainnya"]

14231250161792902109
14231250161792902109
[/caption]

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x