Mohon tunggu...
ROCKAD
ROCKAD Mohon Tunggu... Internet Marketing Agency di Jakarta

Akun milik ROCKAD di Kompasiana, dikelola untuk sajikan artikel menarik dan kekinian, menambah literasi yang bernas pada media daring Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Otomotif

Kisah Moge Becak Siantar yang Melegenda

6 Oktober 2019   17:15 Diperbarui: 7 Oktober 2019   12:26 0 1 0 Mohon Tunggu...

Motor Birmingham Small Arms (BSA) menjadi ikon di Pematangsiantar, Sumatera Utara. Karena dekatnya dengan Siantar, kepanjangan BSA kerap disebut Becak Siantar Asli.

Presiden BSA Owner Motorcycles Siantar (BOMS) Erizal Kesuma Ginting mengisahkan tentang motor BSA asal Inggris yang diubah menjadi becak penumpang dan hanya ada di Kota Pematangsiantar. Rizal mengatakan BSA digunakan sebagai moda transportasi umum sejak tahun 1970 di Kota Pematangsiantar.

Kendaraan bekas peninggalan penjajah Belanda dan sekutu diperbaiki pemuda Siantar. Tapi tak hanya BSA, mereka juga mencoba menggandengankan Harley dan BMW dengan bak penumpang.

Menurut penulis buku sejarah "Siantar Berdarah" tersebut pada 1972, motor gede (moge) dengan kekuatan 350-550 cc ini berhenti diproduksi.

Produksi BSA dihentikan karena beredarnya kendaraan ringan dan irit asal Jepang, Honda. Masyarakat mulai antusias beralih membeli sepeda motor Honda. Dia mengatakan dari sisi kualitas, BSA yang mulai diproduksi pada 1920 memiliki kekuatan yang lebih unggul.

Moge dengan knalpot besar itu sudah masuk dalam cagar budaya. Rizal telah keliling Tanah Air sampai keluar negeri mencari BSA. Penggila BSA ini sudah mempunyai 14 varian BSA, 3 varian Harley, 3 varian Vespa, 3 varian Suzuki, dan 3 varian BMW.

Semua motor koleksi pribadinya tersebut berada dengan posisi teratur di dalam garasi. Di setiap motor dikalungkan kertas keterangan merek dan tahun buatan kendaraan. Selain itu Rizal menitipkan sebagian kendaraan antiknya di kafe, kantor BOMS, dan di rumah keluarganya.

Sejarah BSA

BSA adalah motor produksi Inggris yang kala itu digunakan sebagai kendaraan perang. Motor-motor tersebut dibawa dari Inggris oleh tentara sekutu yang membatu pasukan Belanda saat berperang melawan tentara Jepang di Indonesia.

Setelah perang berakhir, motor-motor itu bergeletakan di jalanan menjadi barang rongsokan. BSA peninggalan tentara sekutu itu kehilangan mekanik dan tidak memiliki sparepart di pasaran. Pada 1958, para pemuda Pematangsiantar mulai mengotak-atik motor-motor itu hingga mesin bisa dihidupkan, kemudian digandeng dengan karya lokal dan bisa digunakan sebagai alat transportasi umum berupa becak motor.

BSA di Pematangsiantar
Awal kebangkitan BSA menjadi becak motor di Pematangsiantar,Sumatera Utara, jumlahnya ketika itu hanya ada 70 unit. Tingginya kebutuhan alat transportasi umum pada 1974 di kota ini, jumlah populasi BSA bertambah pesat. Banyak motor BSA yang didatangkan dari Medan, Lampung, bahkan Pulau Jawa termasuk Bandung dan Yogyakarta hingga jumlahnya bertambah menjadi lebih dari 42 kali lipatnya, sekitar 3.000-an unit.

Jumlah tersebut adalah angka yang paling besar dalam satu kota di seluruh dunia. Di London saat itu jumlah BSA hanya ratusan, bahkan di Inggris sekitar 2.000-an unit. Pesatnya pertumbuhan populasi BSA di Siantar karena minimnya jumlah alat transportasi umum saat itu. Kala itu di Pematangsiantar belum ada kendaraan umum, seperti mikrolet, mopen, atau bus. Hanya ada sado alias delman.

BSA dipilih menjadi angkutan umum di Siantar bukan tanpa alasan. Banyak orang menilai BSA yang kuat sangat cocok dengan Kota Pematangsiantar yang letaknya berada di punggung bukit dengan topologi yang naik turun.


Bengkel Khusus BSA

Ketika itu hanya ada empat bengkel khusus BSA di Pematangsiantar. Keempat bengkel tersebut merupakan binaan sekaligus anggota komunitas BSA Owner Motorcycle Siantar (BOMS). Tapi saat ini tersisa dua bengkel yang masih bertahan, yaitu Bengkel Syafi'i Leo dan Tukang Bubut Handayani. Bahan bakar yang diperlukan BSA adalah sekitar 18 km/liter untuk unit bermesin 350 cc. Termasuk irit untuk ukuran motor tua yang usianya sudah lebih dari 50 tahun.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x