Mohon tunggu...
Robiatul Adawiyah
Robiatul Adawiyah Mohon Tunggu... -

be the best

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Apa Itu Fantasi?

29 September 2014   03:10 Diperbarui: 17 Juni 2015   23:09 479 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Fantasi yang dalam istilah lain, bias juga disebut dengan daya khayal, daya kreasi atau daya imajenasi, adalah “kegiatan jiwa untuk menciptakan sesuatu yang baru dengan bantuan kesan-kesan lama yang sudah ada sebelumnya”.

Kemampuan berfantasi memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Hapir seluruh gagasan, hasil karya dan penemuan-oenemuan baru dalam berbagai bisang seperti kesusasteraan, kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, dll., biasanya selalu berawal dari daya fantasi sang pembuat karya. Daya fantasi tersebut kemudian ditopang oleh kemampuan-kemampuan jiwa yang lain, seperti pengamatan, ingatan, perasaan, daya cipta, analisa, dan sintesa, sehingga akhirnya melahirkan hasil karya yang mengagumkan. Tanpa memiliki daya fantasi, rasanya sulit bagi manusia untuk melahirkan hasil karya dan penemuan-penemuan baru.

Pembagian Fantasi

Dilihat dari hasil yang ditimbulkannya, fantasi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1.Fantasi tak sadar (khayalan), yaitu fantasi yang bersumber dari kesan-kesan masa lalu yang dihubung-hubungkan sebegitu rupa, dan biasanya dilakukan di luar kesadaran, sehingga menimbulkan khayalan yang bermacam-macam. Kegiatan ini biasanya disebut dengan mengkhayal atau ngelamun.

2.Fantasi sadar yang aktif, yaitu fantasi yang dilakukan dengan sadar, berorientasi kemasa depan dan kemudian dibantu oleh daya pikir dan daya cipta, sehingga mampu melahirkan kreasi atau penemuan baru.

3.Fantasi sadar yang pasif, yaitu fantasi yang dibantu oleh kesan-kesan yang tibul dalam jiwa setelah membaca, mendengar atau melihat sesuatu.

Jenis-jenis Kegiatan Dalam Fantasi

Dalam berfantasi, manusia biasanya melakukan berbagi jenis kegiatan, antara lain:

1.Abtraksi, yaitu kegiatan membayangkan kesan-kesan yang sudah ada sebelumnya, sehingga menghasilkan suatu konsep yang bersifat umum.

2.Kombinasi, yaitu kegiatan menyatukan atau menghubung-hubungkan dua kesan atau lebih, sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh atau agak utuh

3.Determinasi, yaitu kegiatan memilah-milah kesan yang ada dan menentukan kesan yang sesuai dengan situasi yang diinginkan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan