Mohon tunggu...
Robby Jordan
Robby Jordan Mohon Tunggu... Human Resources - Univ. Pamulang
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Berpendidikan tidak dapat menjamin etika di dunia modern

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Akankah Robot Menguasai Kehidupan Manusia di Masa Depan?

23 September 2022   01:38 Diperbarui: 23 September 2022   01:47 60 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Artikel ini membahas dan mengajak pembahasan tentang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dimiliki oleh robot, yang memiliki banyak kemungkinan di masa depan.

Halo semuanya, sampai jumpa lagi, Ncen. Mengapa judul artikelnya begitu menakutkan? Sama seperti di film. Ya, saya akan melakukannya, tetapi saya bukan lagi seorang idiot, Anda tahu, saya ingin menulis artikel ini karena ketertarikan saya dengan gagasan bahwa robot telah (dan akan) jadi bagian besar bagi kehidupan manusia. 

Daripada itu, saya membaca dua buku yang saya pikir keren beberapa waktu lalu, yang menantang pemikiran saya. Buku pertama berjudul Hit Refresh karya Satya Nadella (CEO Microsoft) dan buku kedua berjudul Homo Deus karya Yuval Noah Harhari. Setelah membaca kedua buku ini, saya jadi penasaran dan bahkan memiliki penglihatan tentang bagaimana teknologi berpengaruh pada kehidupan manusia. 

Nah, teknologi yang saya maksud ialah kecerdasan buatan (AI), ataupun bisa disebut juga kecerdasan buatan. Jadi, kalau kita memantau keadaan teknologi saat ini, kecerdasan buatan pada robot cukup kompleks.

Apakah Anda percaya Sophia menyebutkan bahwa robot cerdas seperti dia akan membantu kehidupan manusia di masa depan? Atau menakutkan melihat robot pintar seperti itu? Untuk dapat membahas hal ini lebih jauh, saya akan fokus pada kecerdasan buatan (AI).

Apa itu AI?

Dalam bahasa sederhana, kecerdasan buatan yaitu mesin yang dapat melakukan fungsi kognitif seperti manusia, seperti "berpikir" dan "memecahkan masalah".Lalu apa bedanya dong mesin dengan Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) dengan program komputer biasa? 

Nah, pada sebuah program komputer tidak memiliki kecerdasan buatan, ia hanya memindahtangankan output berdasarkan apa yang sudah kita program. Jika ada variabel yang tidak pas dengan algoritma, maka tidak bisa keluar dengan benar. 

Walaupun program dengan kecerdasan buatan jauh lebih cerdas daripada program komputer biasa. Umpamanya ketika Anda mengetik di Google Translate, jika kata/kalimat yang Anda ketik ternyata tidak akurat, AI di Google Translate dapat membantu Anda memperbaikinya dengan memberikan saran.

Jadi pada dasarnya AI sudah ada di kehidupan sehari-hari Anda. Selain itu contoh Google Translate di atas, ada AI dalam algoritma mesin pencari Google, asisten pribadi seperti Siri & Cortana, dan permainan strategis Semaca permainan papan komputer.

Jadi pada dasarnya AI sudah ada di dalam kehidupan sehari-hari Anda. Selain contoh Google Translate di atas, ada AI dalam algoritma mesin pencari Google, asisten pribadi seperti Siri & Cortana, dan permainan strategis seperti permainan papan komputer.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan