Mohon tunggu...
Rizky Febriana
Rizky Febriana Mohon Tunggu... Konsultan - Analyst

Senang Mengamati BUMN/BUMD dan Pemerintahan

Selanjutnya

Tutup

Money Artikel Utama

Turbulensi Garuda

24 Desember 2019   14:05 Diperbarui: 25 Desember 2019   12:33 1805
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia | Sumber: Shutterstock/Expose via Kompas

Sebagai contoh pekerjaan yang masih perlu diselesaikan sesuai Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian September 2019 (unaudited) perihal Garuda sedang menyelesaikan permasalahan outstanding kontrak pembelian pesawat 49 pesawat Boeing 737 Max 8 dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024.

Seperti kita ketahui sebelumnya, 1 pesawat jenis Boeing 737 Max 8 telah dimiliki oleh Garuda namun dalam perjalanannya dinyatakan belum layak terbang dan masih di grounded sejak 12 Maret 2019 sampai dengan hari ini. Sehingga Garuda kehilangan potensi pendapatan hingga USD5 juta.

Joint operation ("JO") antara Garuda dan Sriwijaya juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Pasalnya hubungan JO sempat pasang surut. 

Padahal strategic partnership dengan Sriwijaya merupakan bagian penting yang diyakini mampu meningkatkan performa perusahaan sebagaimana informasi pada dokumen analyst meeting Garuda pada Q1 2019 .

Dalam makna yang lebih luas, re-profiling perlu dilakukan tidak hanya dalam struktur biaya, utang, piutang, dan struktur keuangan melainkan juga dalam struktur organisasi, mitra kerja sama, konsumen hinggi re-profiling anak dan cucu usaha, serta bisnis utama dan penunjang.

Setelah re-profiling dilakukan Garuda harus sudah lebih mengoptimalkan peran control tower performa perusahaan dengan menganalisis big data semua transaksi grup Garuda. Tak sulit bagi Garuda apalagi sebagai perusahaan publik.

Ketiga, human capital management. 

Dalam dokumen analyst meeting laporan kinerja Q1 2019 yang dipublikasikan pada portal perusahaan, Garuda menempatkan bagian human capital management dalam slide presentasi awal dari beberapa slide paparan yang ada.

Untuk langkah tersebut saya jarang menemui dalam paparan perusahaan-perusahaan, biasanya semua akan terkonsentrasi pada laporan keuangan dan bisnis. Untuk bagian ini kita patut memberikan apresiasi

Human capital management yang dimaksud seputar performance management system, employee benefit, talent acquisition, talent management, organization development, man power planning, dan human capital manual.

Mengelola ribuan karyawan dan banyaknya serikat pekerja Garuda tentu tak mudah. Ini tantangan yang berat bagi "pilot" Garuda berikutnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun