Mohon tunggu...
Rizky Aji Berkah Sanjaya
Rizky Aji Berkah Sanjaya Mohon Tunggu... Sukses

Bismillah Sukses

Selanjutnya

Tutup

E-Sport

PMPL ID Season 3, Mega Transfer dan Rivalitas Lama

25 April 2021   20:16 Diperbarui: 25 April 2021   20:40 91 1 0 Mohon Tunggu...

Genderang perang menuju PMPL ID S3 sudah dimulai, banyaknya transfer musim ini dinilai menjadi salah satu faktor mengapa musim ini digembar gemburkan akan menjadi musim terbaik sejauh ini. 

Siapa yang menyangka kalau akhirnya sang juara dunia harus mengganti susunan pemainnya di musim ketiga ini? Atau dua pemain + mantan pelatih dari ION Esports, Redface, Auro dan S1nyo memilih berlabuh ke saingan terberat BTR RA di PINC 2018 dan 2019, EVOS Esports. AURA yang notabene merupakan salah satu tim terkuat di Indonesia mendatangkan dua pemain yang memiliki segudang prestasi dan pengalaman yaitu Jeixy dan NoMercy.

BTR RA akan tetap menjadi kompetitor terkuat di musim ini, masuknya LiQuiD sejak PMGC Musim 0 ditambah dengan pelatih sekelas Jangs yang sebelumnya mampu membawa Team Secret menjadi juara musim reguler dan babak final PMPL S2 MY/SG. 

Sulit membayangkan sentuhan apa yang akan dilakukan Jangs ke Red Aliens, tetapi terlihat jelas di debut pertama BTR RA tahun ini mereka mampu menjadi juara setelah tertinggal di hari pertama, dan akhirnya mampu kembali ke puncak papan peringkat Nimo TV Training League dan tetap bertahan di puncak hingga akhir pertandingan ke 12.

Rivalitas antara EVOS dan BTR belum seimbang rasanya setelah PINC 2019. EVOS belum bisa kembali ke performa terbaik mereka setelah menjuarai PINC 2019, menyelesaikan PUBG Mobile Star Challenge World Cup 2019 di peringkat 17 - 32 dan terdegradasi dari PMPL ID musim pertama. Akhirnya di musim ini Mega Transfer dilakukan oleh EVOS. Dengan mengusung nama tim EVOS Reborn, tim ini terasa terlahir kembali setelah mandatangkan Microboy, Redface, Auro dan kF. Dengan ini "resmi sudah" pertarungan antara EVOS dan BTR akan kembali memanas.

Rivalitas antara EVOS dan BTR merupakan salah satu rivalitas terseru yang saya sendiri pernah saksikan di skena PUBG Mobile. BTR yang menjadi juara PINC 2018 mampu dibalas di tahun selanjutnya oleh EVOS dengan menjuarai PINC 2019. 

Derby della Madonnina? El Clasico? Der Klassiker? Royal Derby? You guys name it! Perpindahan seorang Microboy ke EVOS Reborn menjadi bumbu yang sedap bagi rivalitas ini. 

Perpindahan ini mengingatkan saya tentang Lebron James yang pindah dari Cleveland Cavaliers menuju rival satu wilayah timur yaitu Miami Heat pada tahun 2010 dan membuat tim super yang di juluki "The Big Three" atau"The Heatles" berisikan LeBron James, Dwyane Wade, dan Chris Bosh. Perpindahan ini juga mengingatkan saya dengan Luis Figo yang sempat berseragam FC Barcelona selama kurun waktu 1995–2000 lalu pindah ke rival abadinya Real Madrid di tahun 2000.

Jeixy dan NoMercy bergabung ke AURA merupakan salah satu perpindahan yang cukup gila di musim ini. Banyak spekulasi bahwa performa dari Jayden menurun setelah menjadi IGL di musim kedua, tetapi angka berkata lain. 

Total kills yang mampu dikumpulkan oleh Jayden di musim pertama hanya 111 kills, dan memasuki musim kedua sebagai IGL, Jayden mampu mengumpulkan total 128 kills dan membawa AURA bertengger di peringkat 3 musim reguler dan babak final. 

Dengan masuknya Jeixy sebagai IGL, menurut saya hanya akan ada sedikit tweak di gameplay AURA, karena gameplay yang dimainkan oleh AURA dan apa yang dibawa Jeixy saat di masih berseragam Morph tidaklah jauh berbeda. Mari kita tunggu hasil perpaduan antara AURA x Morph di musim yang ketiga ini. 

VIDEO PILIHAN