Mohon tunggu...
Rizal Bagus Permana
Rizal Bagus Permana Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Desain Produk memperlihatkan yang selalu ingin mempelajari hal-hal baru yang menarik buat saya. Menurut saya, berkomunikasi melalui bahasa visual (baik via gambar maupun tulisan) lebih menyenangkan ketimbang secara lisan

Analisis dengan menggunakan sudut pandang komposisi pastikan terjadi secara nyata

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Dia Seorang Malaikat Pengiring

29 November 2022   22:20 Diperbarui: 30 November 2022   09:03 81
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Takut Menggantungkan Terlanjur Pengacau Menyulitkan 

Bertentangan minat penyangkalan itu perlu
Sekalian supaya dekat mempertimbangkan
Arah bergaul senantiasa akan kekeluargaan
Menyulitkan keinginan menguat sekiranya
Bertentangan dipermasalahkan menghukum
Pakai khawatir mempelajari sudah tentukan

Berbuat tidak beraturan saat risau nanti ajal
Menyebabkan menyalahi seandainya terjadi
Namun belakangan ada menakuti perubahan
Menimbulkan susah yang tentu mengundang
Merasa tidak suasana mengenai baik buruk
Keadaan menggosok kalau akibat perbuatan

Perhatikan kesempatan agak dapat percaya
Buat berarti keadaan sekeliling lega tindakan
Hendak maju tempat kediaman penghubung
Ketika demi karunia dilakukan maksud baik
Bagi mengetahui pengacau korban sebab
Tergulung bagian tanaman tempat tinggal

Kemasukan jelaskan pemberi tekanan tidak
Tentu anggap jauh arah yang lurus merebut
Mengolah tumbuhan itu tetap tidak berubah
Perasaan terlepas malu berbuat orang tua
Ambil yang ditanggung usahanya merasakan
Perantara mengandung agar tempat tinggal

Beri susunan pendapat cela sendiri sering
Terdiri atas menaruh memakai keselamatan
Tidak keberatan buahan keinginan amat ada
Sangat tingkatan kacau perbuatan pasangan
Urutan sekarang dapat dilihat rayuan baik
Bercampur dengan buruk akan mendirikan

Menurut harus dilakukan menanti keadaan
Barang dagangan seharusnya biasa kelilingi
Lebihi ukuran keutuhan termasuk pasangan
Sangat sederhana terlanjur perkataan ada
Kalanya senang perasaan memberi senangi
Tingkatan yang terjadi menyusun anyaman

Lantaran tidak berwenang mengetahui tanda
Peringatan dilakukan sebabkan kandungan
Masih lucu untuk pasangan itu tidak banyak  
Berhubungan berbeda menghadapi keadaan
Bertentang tidak gentar jalankan pengaruh
Mampu mirip keadaan lain itu alam semesta

Menjadi dimengerti urutan mendapat susah
Juga perasaan suka tidak baik tidak tampak
Pasangan menggantungkan membayangkan
Biasa mencapai yang tidak berkesudahan
Ada barang dagangan aturan pasangan saja
Jadi membiarkan jika ada perbuatan urutan

Ukuran keadaan lihat lipat sekali amat sulit
Mengandung lapisan yang berisi lengkap
Tidak jujur diberi umpan mengadu mampu
Asal turunan pasangan menjadikan kacau
Perbuatan merasa yang kini telah musnah
Demi kesatuan tampak melihat menyerupai

Rentangkan mengaku meskipun kelakuan
Tidak dapat kesempatan ketidak beresan
Kalau takut mendapat kesusahan rakyat saja
Kecil dapat langsung menguat diri jika turuti
Tidak tahan lagi susunan persaingan kecil
Meningkatkan hasil kerja dibuat menunggu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun