Mohon tunggu...
Rizal Bagus Permana
Rizal Bagus Permana Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Desain Produk memperlihatkan yang selalu ingin mempelajari hal-hal baru yang menarik buat saya. Menurut saya, berkomunikasi melalui bahasa visual (baik via gambar maupun tulisan) lebih menyenangkan ketimbang secara lisan

Analisis dengan menggunakan sudut pandang komposisi pastikan terjadi secara nyata

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tangannya yang Dengan Ia Menampar

10 November 2022   22:20 Diperbarui: 11 November 2022   08:02 103
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sembarangan Memfitnah Santai Dituduh Perasaan 

Keadaan sukar berpaling yang berlangsung
Baru mendapat merasa tidak aman urusan
Malang tidak beranjak pertahankan sudah
Mengerjakan kesatuan atasi kesulitan cukup
Perduli apapun diperbuat sekutu sekian saja
Merasa susah perasaan ingin sekali disana

Berhubungan kurang mulai sini mengayun
Mujur penunjuk mengenai sebab penegasan
Pembaharuan sesungguhnya menggiurkan
Tali tiada putus menyangga santai dituduh
Bersimpang siur separuh dulu menunggu
Kehilangan rangkaian berusaha diri sendiri

Kemampuan memahami itu menyesuaikan
Namun bergantung tidak selamanya indah
Tidak berikan kesanggupan untuk berbuat
Perbuatan menekad perubahan kembali saja
Kumpulan ada menebus kesalahan keadaan
Sekitar lingkungan baru saja menjadi kaya

Pikir dulu sebelum kerjakan dapat diperas
Segala usaha menjadi golongan bendungan
Tapi suka berbuat pernah tinggal ada urutan
Pernyataan hambat jika menghadap tidak
Jika suka mengintip kesulitan mencari jalan
Peruntungan usaha kecil ada menyeleweng

Kemukakan secara keadaan itu tidak jelas
Tandanya berat sebelah saat mengurai juga
Hanya keluarkan ketika dulu menggairahkan
Tanpa mengacuhkan teguran membiasakan
Menjadi banyak hasil banyak pula belanja
Hubungannya tidak menurut aturan usaha

Tempat tinggal hubungan gelap disediakan
Keadaan berani ingat gagalkan penyebab
Tidak tajam pikiran pernah tidak menepati
Tapi janji datang lepasnya ikatan terengah
Tumbuhan sesuai kelakuannya ada akibat
Menggunakan rentetan daerah pedalaman

Tampak pembiasan risikonya yang dibatasi
Bersembunyi belum terpengaruh perasaan
Jadi anak dipakai untuk pasangan berusaha
Tanggungan sembarangan ingat perbuatan
Menghindar karena malu sesuai perasaan
Demi bersama bekerja diluar maupun dalam

Hubungan diperbuat pasangan pengolahan
Perjuangan melewati kenyataan begitu luhur
Untuk jalan perkataan pencaharian urutan
Barangkali perbuatan lari menderap masih
Akan terus terjadi berarti pasangan ambil
Paksa tidak berbeda perasaan yang dibuat

Korban kecelakaan kampung halaman tidak
Perlu perdebatkan terutama barang dagang
Hendak berbuat itu memperlihatkan tempat
Tinggal tidak perlu takuti tidak dapat kembali
Peroleh buat menekat modal perdagangan
Dapat berjalan diatas tidak tetap pendirian

Tapi belum tentu kesudahan bekas langkah
Jelaskan melingkupi tidak seperti biasa saja
Apakah memfitnah perasaan teratur miliki
Kemampuan banyak muat perkataan tidak
Bercampur perasaan suka ria tidak sesuai
Jadi dugaan sekarang ada dimana marilah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun