Mohon tunggu...
Rivando Siahaan
Rivando Siahaan Mohon Tunggu... Karyawan Swasta

Tampil sederhana dengan ketulusan,\r\nada untuk sebuah perubahan yang lebih baik dari hari ini.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Bintang Malam

17 Juni 2019   10:16 Diperbarui: 17 Juni 2019   10:30 0 1 0 Mohon Tunggu...
Bintang Malam
Sumber : Foto teman Fotografer

Pekatnya malam seperti bayangan hitam yang selalu berusaha membuat aku mulai terlelap. Aku mulai menghitung bintang-bintang yg bertaburan di langit tanpa tau seberapa banyak yang terang benderang. Angin pun tidak membiarkan ku beranjak dari tempat hangat diantara api-api unggun yang berpijar. 

Aku mencoba memperoleh kehangatan dan terus mencoba tubuhku bertahan terhadap getaran angin yang berhembus memutari pohon sekelilingku. Aku tau aku sedang di luar jangkauan sinyal ponsel, di luar jangkauan teman-teman yang biasa menemaniku Setiap hari. 

Aku hanya mencoba rileks dengan kesendirian bukan menyepi apalagi merenungkan segala peristiwa yang terjadi. Hal itu hanya membuat otakku tak kembali jernih hanya frustasi dan stress yang tak berhenti. Sendiri bukan berarti aku tak peduli justru di sini aku peduli. Peduli terhadap alam yang bosan dengan tingkah laku manusia yang membabi-buta membabat hutan. 

Aku menikmati Keindahan Alam, Segala ciptaan yang sang Kuasa. Tertidur beralaskan tanah dan beratapkan langit. Mendengarkan suara-suara binatang malam yg sedikit sumbang tanpa tau mereka sedang sakit apalagi pulang ke peraduannya. 

Setelah mereka berhenti aku pun mulai bernyanyi. Menyanyikan lagu-lagu romantis agar ada satu bintang semakin bersinar. sehingga seakan aku melihat wajahmu yang manis. Walaupun kita terpisah jarak  engkau tidak menangis. Justru dalam gelombang dan sinyal suara akan  tersampaikan secara puitis.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x