Mohon tunggu...
Rivah
Rivah Mohon Tunggu... LimaGaris

LimaGaris Tetap Membaris Sampai Kata Kata Habis

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Bayang Nyawa Nan Setia

28 Maret 2020   11:37 Diperbarui: 28 Maret 2020   12:01 5 0 0 Mohon Tunggu...

Amat ria dengan euforia
Pengikut jejak langkah pemilik nyawa
Menemani derap asam garam yang dirasakan sukma

Mungil jalan pintas untuk nya meninggalkan
Karena. Akhir senja, bayang hilang dengan imkan
Saat purnama datang
Sedia  fajar, pelahir kehadiran bayangan

Sungguh nyata
Maya dan tak fatamorgana
Walau raganya kias
Namun ia tetap ikhlas
Walau wujudnya hitam
Setianya sungguh curam rintam

Meniru dan mengikuti, apa yang ku putusi
Karena Nya, sahabat sejati
Walau. Karena, tak memiliki hati tuk menghianati
Makna kias dipaksa tak sesuai hati
Namun dirinya tetap abadi dalam nyawa yang kumiliki

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x