Mohon tunggu...
Risha Nurul Anbi
Risha Nurul Anbi Mohon Tunggu... Guru - Universitas Pendidikan Indonesia

Mahasiswa Unviersitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

KKN Tematik UPI 2022: Sosialisasi dan Pelatihan Macam-Macam LMS bagi Guru Sekolah Dasar

7 Agustus 2022   21:12 Diperbarui: 7 Agustus 2022   21:42 511
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sustainbable Development Goals atau SDG's merupakan suatu aksi rencana global yang disepakati oleh para pemimpin dunia termasuk Indonesia. Tujuannya guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDG's berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. Ke 17 tujuan tersebut dapat terealisasikan melalui pendidikan yang berkualitas. Pendidikan memegang peranan yang sangat penting didalam meningkatkan sumber daya manusia yang handal. Rendahnya kualitas pendidikan menjadi penyebab krisisnya sumber daya manusia. Mengingat zaman ini sudah semakin maju yang mana otomatis berpengaruh pada perkembangan ekonomi pada pertengahan tahun 2020 CEOWORLD melakukan pemeringkatan terhadap negara dari aspek sistem pendidikan terbaik periode 2020/2021. 

Terhitung dari bulan Januari-April 2020 dengan lebih 196.300 responden menunjukan pemeringkatan dengan sistem pendidikan terbaik periode 2020/2021. Perhitungan dijabarkan dalam quality index dan opportunity index. Berdasarkan dua perhitungan tersebut Indonesia mendapati di posisi ke 70 dengan skor quality index 46,4 dan skor opportunity index 42,97. Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah adanya masalah efektivitas , efesiensi dan standarisasi para pengajar.

Maka dari itu kelompok KKN 156 Universitas Pendidikan Indonesia memilih salah satu program kerja yang diperuntukan bagi para pengajar mengenai sistem pembelajaran dengan judul yaitu, "Sosialisasi dan Pelatihan Macam-Macam LMS Bagi Guru Sekolah Dasar". Program kerja ini dipilih karena kita ketahui bersama dengan berkembangan teknologi yang sangat pesat kini pembelajaran tidak selalu dilakukan secara bertatap muka, tapi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja melalui Learning Management System. 

Ditambah lagi dampak dari pandemic Covid-19 kemarin yang mengharuskan seluruh proses kegiatan belajar mengajar dilaksanan secara online atau daring, yang mengharuskan para guru untuk lebih kretiatif dalam menyampaikan materi. Learning Management System sendiri merupakan software yang dapat mendistribusikan materi pembelajaran dan memungkin siswa dan guru saling berkolaborasi serta guru dapat memonitor para siswa secara jarak jauh atau online.

(Dokpri)
(Dokpri)

Kegiatan program kerja sosialisasi ini dilaksanakan pada hari kamis tanggal 28 Juli 2022 kepada para pengajar di SDN Cikalang, SDN Cileunyi 02 dan SDN Cileunyi 07 pada pukul 10 pagi bertempat di ruang kelas. Pemateri kegiatan sosialisasi di isi oleh Risha Nurul Anbi mahasiswa semester 7 UPI Kampus Cibiru dengan program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Tidak lupa program kerja KKN tersebut dibersamai oleh kelompok kecil yang beranggotakan Dea Widia Rizki, Dwiyanita, Gumilang Pawitan dan Rifda Falsa Salsabila yang berasal dari berbagai prodi di UPI Kampus Cibiru. Serta dosen pembimbing lapangan KKN kelompok 156 yaitu bapak Hendriyana, S.T., M.Kom. Delaku dosen dari program studi Rekaya Perangkat Lunak (RPL).

(Dokpri)
(Dokpri)

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan macam-macam LMS berjalan cukup lancar dan dihadiri oleh sekitar 20 orang lebih pengajar yang mengikuti acara ini dari awal hingga akhir. Diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Dwiyanita selaku MC dan sambutan kepala sekolah SDN Cileunyi 02 dan 07 yaitu Ibu Ani Rosdiana serta ketua kelompok kecil dari kelompok 156 Gumilang Pawitan. Karena ada satu dan lain hal kepala sekolah SDN Cikalang yaitu Bapak Enan Heri tidak bisa menghadiri kegiatan ini. Selanjutnya langsung ke acara inti yaitu penyampaian sosialisasi mengenai berbagai macam Learning Management System atau LMS dengan power point yang ditayangkan melalui proyektor infokus dengan Dea Widia Riziki selaku operator acara. Dan Rifda Falsa Salsabila yang mendokumentasikan seluruh kegiatan dari awal sampai akhir.

(Dokpri)
(Dokpri)
(Dokpri)
(Dokpri)

   Pemateri menjelaskan terlebih dahulu latar belakang kegiatan pembelajaran saat ini yang sudah beralih dari konvensional menjadi modern sehingga muncul produk-produk baru yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar. Setelah itu dikenalkan pengertian dari apa itu Learning Manangement System dan apa saja LMS yang mudah untuk dioperasikan bagi guru maupun siswa, ada Google Classroom, Edmodo, Ruang Kelas, Moodle dan Schoology. 

Di sesi ini terlihat para pengajar menyimak dengan cermat apa yang disampaikan melalui power point. Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan bagaimana cara menggunakan LMS untuk pembelajaran, disini pemateri hanya memilih satu LMS saja untuk di uji cobakan oleh para guru yaitu aplikasi Edmodo. Kenapa Edmodo? Karena edomdo memiliki banyak fitur menarik didalamnya seperti grup, perpustakan, catatan, penugasan, pengumanan dan lain sebagianya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun