Mohon tunggu...
Ririn Mufidah
Ririn Mufidah Mohon Tunggu... akuntan, pelukis, penulis

Lulusan Akuntansi Universitas negeri malang

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Belajar dan Berbenahlah, Lihatlah Sesuatu dari Berbagai Sisi

16 Agustus 2019   16:25 Diperbarui: 16 Agustus 2019   16:41 0 3 0 Mohon Tunggu...
Belajar dan Berbenahlah, Lihatlah Sesuatu dari Berbagai Sisi
Doc Pribadi Ririn

Oleh Ririn Mufidah

Sebagai manusia yang tidak pernah luput dari kesalahan, seringkali kita beranggapan bahwa apa yang menjadi pemikiran kita adalah hal yang paling benar.  Tanpa kita sadari bahwa terkadang pemikiran kita pun bisa saja salah. Egoisme kita akan diuji ketika kita mendapatkan suatu masalah, apa yang menjadi pikiran kita haruslah menjadi sebuah keputusan yang wajib, tidak dapat menerima masukan dan kritikan dari orang lain adalah tanda bahwa kita egois.

Dalam beberapa hal kita memang tidak menyetujui apa yang orang lain perbuat, bahkan cenderung menyalahkan orang lain, namun ada hal hal yang harus diperhatikan dalam menilai orang lain, bahwasanya dalam menilai suatu hal hendaklah melihat dari beberapa aspek dan faktor yang menyebabkan seseorang melakukan hal tersebut, bisa jadi hal yang dilakukan adalah keputusan yang paling tepat diantara berbagai pertimbangan atau hal tersebut sudah dipikirkan secara matang olehnya. Belum tentu mereka adalah pihak yang bersalah dan pihak lain adalah pihak yang benar, hukum kebalikan akan selalu ada karena kebaikan dan kejahatan selalu merajalela. Itulah pentingnya berfikir dan menilai apapun dari berbagai sisi, dimana manusia tidak akan sepenuhnya benar dan tidak akan sepenuhnya salah.

Lebih baik memang tidak usah kita bercampur tangan menyalahkan orang lain, karena Allah sudah menjadi hakim yang seadil-adilnya. Tugas kita hanyalah saling  mengingatkan antara manusia dengan cara yang sopan dan tidak cenderung mengolok-olok atau yang biasa disebut menyembunyikan teguran serta tidak mempublikasikan kesalahan orang lain.

Hal yang terbaik yang dapat kita lakukan adalah menghakimi diri kita dengan seadil-adilnya, karena hal tersebut akan membawa kita dalam perbaikan diri kepada hal yang lebih baik dan membawa dampak positif. Jangan sombong karena masih ada langit di atas langit. Nabi Muhammad yang dijamin Syurga masih selalu rendah hati dan takut kepada Allah, apalagi kita yang banyak sekali melakukan dosa. Semoga kita selalu berbenah dan belajar untuk menjadi hamba yang bertaqwa kepada Allah SWT.
Manusia yang mendekati sempurna hanyalah Nabi Muhammad SAW dan Dzat yang Maha Sempurna Hanyalah Allah SWT.