Mohon tunggu...
Rio Seto Yudoyono
Rio Seto Yudoyono Mohon Tunggu...

Idenya sering aneh terkesan ngawur dan melawan arus. Visioner bukan, peramal jauh; tulisannya terkadang menyimpang dari pakem, senangnya "menganggu" orang ikut 'mikir, mencari jawaban atas tantangan yang dihadapi sekarang dan masa datang...

Selanjutnya

Tutup

Digital

"Satu-Nol-Satu-Nol" Itu Satu-Nol (Sepuluh)?

4 November 2009   05:41 Diperbarui: 26 Juni 2015   19:27 528 0 0 Mohon Tunggu...

‘Kok bisa? Bilangan biner terdiri atas deretan ‘0’ dan ‘1’, yang dibentuk dengan mencacah seperti ini 0, 1, 10, 11, 100, 101, 110, 111, 1000, 1001, 1010, 1011, … . Kalau diterjemahkan ke bahasa kita 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, … . Jadi benar, '1010' dalam biner adalah 10 (sepuluh) dalam sistem bilangan kita (desimal). Bit dan Bilangan Biner Kotak-1. Bit adalah angka dalam dunia biner yang terdiri atas 0-1 (angka desimal terdiri atas 0-9).  Sebuah bilangan dinyatakan dalam deretan angka, misalnya 1247; nilai angka “7” di kanan lebih kecil dibandingkan “1” di kiri karena bobot “1” adalah ribuan, sedangkan “7” satuan. Semakin ke kiri posisi, nilai angka semakin besar, karena bobotnya semakin besar. Bilangan biner sama saja, bilangan terdiri atas deretan 0 dan 1. Bobot bit juga bergantung posisi, semakin ke kiri nilainya semakin besar tetapi nilainya bukan ratusan atau puluhan melainkan satu-an, dua-an, empat-an, delapan-an, … dst. B y t e Kotak-2, Kotak-3. Kalau bilangan 4-bit ini kita teruskan akan diperoleh 16 bilangan (termasuk 0), dengan nilai tertinggi 15. Dalam dunia teknologi informasi, unit atau satuan ukuran 1-bit tidak praktis. Disepakati menerapkan 8-bit sebagai satuan data terkecil yang kita kenal dengan byte (notasi ‘B’, huruf besar). Total bilangan dalam 1 byte ada 256 (termasuk 0), dengan nilai maksimum 255. Lihat Kotak-3. Byte ternyata dapat menampung seluruh karakter alfanumerik (abjad dan angka), tanda baca, dan sejumlah karakter khusus yang kita pakai membangun informasi. (Huruf kanji, arab, dan lain-lain, tidak termasuk.) Kode karakter ini dihimpun dan dijadikan standar informasi yang dikenal dengan ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Dua tabel  ASCII terlampir, sampai 128 (dasar) dan 256 (lengkap). Mengetahui Besar Berkas Kotak-4. Kita ingin tahu berapa besar sebuah berkas teks. Bukalah NotePad atau editor teks apa saja dan buat teks seperti ini, 123456789_123456789_123456789_123456789_123456789_ Huruf, angka, simbol, spasi, dan tanda baca sepert i titik dan koma semua dinyatakan dalam 1 byte. Po tongan teks ini berjumlah 139 karakter. (font = courier new, dipilih karena lebar karakter semua seragam; angka di atasnya adalah “skala” untuk memudahkan menghitung jumlah karakter). Hapus skala, simpan berkas. Berapa besar ukuran berkas? Kalau benar, 142 byte; 142 byte = 139 byte (teks) + 3 byte (2 [Enter] dan 1 spasi di akhir teks). Oh, begitu rupanya, ya. Komputer saya prosesornya 32-bit, memorinya 2 GB, harddisknya 350 GB Kalau ada orang bilang seperti itu, langsung kita mengerti sekarang; unit data terkecil yang dikelola prosesor adalah 32-bit (4-byte) memori RAM bisa menyimpan data sementara sebanyak 2 giga byte dan hardisk sebanyak 350 giga byte. Pintar! Unit giga adalah 230 (betul, 2 berpangkat 30 atau sekitar 1 milyar bit), yang lebih besar lagi Tera, Peta, Exa, Zeta, Yotta. Sebentar lagi hadir... Eksperimen Kotak-5. Bagaimana rupa ‘0’ dan ‘1’  dari teks percobaan di  atas?  Pakai ini, Teks-ke-Biner. Semua '0' dan '1' beruntun jadi satu deret panjang. Pilah atas byte, cocokkan pakai tabel ASCII. Cocok? Lampiran Tabel ASCII (1)Tabel ASCII (2). rioseto's blog (id tech-blogger99)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x