Mohon tunggu...
Rio Mayrolla
Rio Mayrolla Mohon Tunggu... Profil Pribadi

Law Sudent.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

KKPKC-KAS Merajut Kembali Ikatan Kebangsaan Melalui Orang Muda Katolik

21 November 2018   12:05 Diperbarui: 21 November 2018   12:29 0 0 1 Mohon Tunggu...
KKPKC-KAS Merajut Kembali Ikatan Kebangsaan Melalui Orang Muda Katolik
dokpri

Keuskupan Agung Semarang melalui Komisi Karya Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang (KKPKC KAS) bekerjasama dengan Kokerma Semarang, Kokerma Yogyakarta dan Pastoral Mahasiswa Solo mengadakan Youth Social Innovators  Camp ( YSIC ) yang merupakan langkah nyata dalam membentuk aktivis muda katolik di Keuskupan Agung Semarang untuk berani menjadi agen kemanusiaan dan toleransi. Kegiatan ini berangkat dari keprihatinan atas keretakan bangsa yang semakin mendalam akibat semakin maraknya intoleransi, perilaku kekerasan dan mencuatnya berbagai Isu SARA.

Melihat situasi bangsa yang  semakin tercabik-cabik ini, Komisi Karya Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang (KKPKC-KAS) yang diketuai oleh Romo FX Endra Wijayanta, Pr berinisiatif untuk mengumpulkan 40 orang muda katolik terbaik dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang untuk dipersiapkan dan diberikan pelatihan untuk berani menjadi agen kemanusiaan dan toleransi di Indonesia. 

Kegiatan ini diperuntukan untuk orang muda karena pada dasarnya generasi inilah yang sedang menikmati idealisme , mendambakan kemanusiaan dan kehidupan yang tentunya lebih baik dari hari ini. Optimisme orang muda adalah bahan bakar sesungguhnya nagi cita-cita menjaga Keindonesiaan

.

dokpri
dokpri
Acara Youth Social Innovator Camp (YSIC) ini mengunakan metode pelatihan yang dibagi menjadi 3 tahap. Tahap I dilaksanakan pada tanggal 24 -- 26 Agustus 2018 bertempat di  Wisma Salam Magelang. Pada pertemuan pertama ini para peserta disuguhkan dengan materi tentang Analisis Sosial, Spiritualitas Gerakan Advokasi Gereja, Refleksi nilai-nilai HAM dan juga Gerakan akti tanpa kekerasan. 

Dalam YSIC tahap II yang dilaksanakan pada tanggal 28-30 September 2018 bertempat di Wisma Pojok membahas mengenai Strategy dan Konsep Advokasi, Pengembangan Media Populer dan Community Development. 

Sedangkan untuk YSIC Tahap III dilaksanakan pada tanggal 9 -- 11 November 2018 bertempat di Wisma Posko Merapi dengan materi Sharing lapangan, Pemahaman Gereja diaspora dan juga materi terkait kebijakan public. Dalam metode pemberian materinya dilakukan dengan cara Diskusi tatap muka dengan menghadirkan pembicara yang merupakan praktisi dan juga dengan cara menerjunkan peserta langsung kelapangan

Pada ahkirnya Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan dan membentuk orang muda katolik yang mampu menjadi garam dan terang dunia dengan  fokus terhadap isu kemasyarakatan yang dihadapi masing-masing peserta yang berkaitan dengan keadilan dan juga perdamaian.