Mohon tunggu...
Rinto F. Simorangkir
Rinto F. Simorangkir Mohon Tunggu... Guru - Seorang Pendidik, suami dan ayah bagi ketiga anak saya (Ziel, Nuel, Briel), suka baca buku, menulis, traveling dan berbagi cerita dan tulisan

Belajar lewat menulis dan berbagi lewat tulisan..Itu saja cukup

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Menyikapi Corona Challenge, Hanya Demi Viral?

29 Maret 2020   22:09 Diperbarui: 29 Maret 2020   22:20 212 5 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Menyikapi Corona Challenge, Hanya Demi Viral?
liputan6.com

Tak bisa kita pungkiri bahwa kita memang suka akan tantangan atau challenge. Sebab dengan menaklukkan tantangan ada kesan rasa bangga yang melekat di dalamnya. Disamping itu hal tersebut terjadi dengan sendirinya, yakni akibat atau dampak diri kita yang kerap mengakses media sosial kita.

Dengan aktivitas kita yang senantiasa selalu melirik media sosial, banyak hal yang kita ketahui dengan cepat. Bagaimana perkembangan teman-teman kita, bagaimana situasi keadaan sekeliling kita, bahkan bagaimana perkembangan bangsa kita, bisa dengan cepat kita ketahui? Tapi alhasil tidak semua info yang ada dalam media-media tersebut kebenarannya terjamin. Banyaknya hoaks atau berita bohong menjadi semacam virus yang bisa merusak kita sendiri. Sebab termakan berita hoaks justru membuat kita tidak berpikir positif dan selalu memandang negatif orang lain. Akibatnya dirinya kita-pun bisa sakit dibuatnya.

Seperti dampak virus corona saat ini, yang ternyata kian mengkuatirkan kita dengan begitu hebatnya. Total sejak masuknya corona di bangsa kita awal Maret lalu dengan angka dua orang saja, di penghujung bulan Maret ini angkanya sudah mencapai 1.285 orang. Total kematian lebih dua kali lebih banyak dari total yang sembuh.

Artinya dengan kondisi tersebut, kita perlu bersikap hati-hati dan bijaksana dalam setiap situasi dan kondisi yang ada. Tidak memandang enteng virus corona tersebut, tapi juga tidak terlalu khawatir alhasil kita memborong segala bahan pangan ataupun APD (alat perlindungan diri) yang seharusnya dimiliki oleh para medis.  

Kemudian tidak seperti salah satu influencer ini, yang meskipun bukan berasal dari dalam negeri kita, aksinya ini termasuk terbilang konyol. Dimana seperti yang dilansir oleh news.detik.com (29/3/2020), influencer yang bernama Larz dengan akunnya @larz adalah seorang pria yang berumur 21 tahun, asal California, Amerika Serikat. Dirinya mengaku tertantang dengan teman influencer lainnya, yakni melakukan corona chalange. Yakni memposting keberanian menjilat dudukan toilet wc yang ada di pesawat.

Atas aksinya tersebut, akhirnya si influencer tersebut positif terkena virus corona. Setelah beberapa hari kemudian dirinya melakukan aksinya tersebut. Dirinya-pun mengaku bahwa dia tidak menyesal telah melakukan hal tersebut. Tapi akibat dari aksinya tersebut, lewat tantangan yang sudah dilakukannya, apakah semata-mata demi postingannya supaya viral atau adanya sebuah pengakuan bahwa dirinya telah berhasil menaklukkan tantangan yang ada?

Bagaimana dengan kita? Apakah kita termasuk orang yang suka tertantang untuk ikutan challenge yang ada di media sosial kita? Seperti baru-baru ini juga dan sedang ramai di instagram, Until Tomorrow challenge? Dengan memasukkan caption Until Tomorrow. Dimana berdasarkan pantauan yang ada, sudah sekitar 1,2 juta akun yang ikutan dalam hastag atau tagar #untiltomorrow.

Kemudian terhadap kasus si influencer tadi, apakah hanya butuh kenekatan dan keberanian doang? Disamping mungkin ada resiko yang pasti datang. Pasalnya virus corona bisa bertahan berjam-jam di suatu benda. Pentingnya untuk benar-benar paham setiap resiko dibalik setiap tantangan yang ada adalah sebuah keharusan bagi kita. Jangan justru ingin tampil hebat atau ingin sekedar tampil viral malah akhirnya kita beakhir dengan sebuah kekonyolan yang justru membahayakan diri kita sendiri.

Juga perilaku untuk tidak sembarangan mengikuti challenge atau tantangan-tantangan yang terkadang muncul setiap saat di akun media sosial kita adalah hal yang baik. Nilai-lah terlebih dahulu apakah ini postingan positif atau negatif. Jika positif tentu tidak masalah jika ingin terlibat, tapi jika negatif mending tidak usah dilanjutkan.  

Mohon tunggu...

Lihat Konten Gayahidup Selengkapnya
Lihat Gayahidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan