Mohon tunggu...
Rintiyani Windriastuti
Rintiyani Windriastuti Mohon Tunggu... Guru - Guru

Menulis tentang pendidikan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Samudra Biru di Atas Langit

1 November 2022   12:16 Diperbarui: 1 November 2022   12:21 119
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Semua rasa yang melekat dijiwa tak lupa akan menghunus cita

Perih, pilu, derai air mata menambah betapa kelamnya dunia

Segala upaya yang ada hanya sebatas angan-angan semata

Itulah dunia penuh kemunafikan semata 

Tampilan hanya kiasan yang menutupi kebobokran didalamnya

Senyap sunyi melangkah seakan-akan paling digdaya dimayapada

Metafora hanya seakan-akan menghaluskan maknanya saja

Tidak berkata apa-apa yang sebenarnya kau rasa

 

Pelik pilu seperti hantu mengikuti kilauan cahaya

Menebarkan sinarnya dimana saja tanpa melihat yang dia suka

Sungguh kau elok tanpa meragukan cita-cita

Optimislah berkaya  meraih mimpi didalam samudra

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun