Mohon tunggu...
Rintar Sipahutar
Rintar Sipahutar Mohon Tunggu... Guru - Guru Matematika

Pengalaman mengajar mengajarkanku bahwa aku adalah murid yang masih harus banyak belajar

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Menikmati Kekhawatiran

20 Oktober 2018   23:41 Diperbarui: 21 Oktober 2018   06:14 449
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tahukah Anda bahwa kekhawatiran dapat merenggut keseluruhan sukacita dari dalam hidup manusia? 

Dan tahukah Anda bahwa kekhawatiran adalah hal terbesar yang paling berhasil memporak-porandakan kedamaian dalam hati manusia?

Kekhawatiran membuat manusia gelisah, cemas, takut, depresi bahkan mengalami gangguan jiwa, sementara yang dikhawatirkan itu belum pasti akan terjadi.

Kekhawatiran sering membuat manusia melarikan diri kepada minuman keras, obat-obatan terlarang bahkan tidak sedikit yang mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas.

Seberapa sering Anda khawatir setiap harinya dan seberapa banyak sukacita Anda yang hilang akibat dari rasa khawatir yang akut?

Dan ketika Anda khawatir bagaimana Anda mengatasinya dan kepada siapa Anda lari?

Tetapi Tahukah Anda tentang fakta sebenarnya dari kekhawatiran?

Menurut penelitian Biola University tentang kekhawatiran, ternyata

  • 40% yang Anda khawatirkan itu pasti tidak akan terjadi,
  • 30% kekhawatiran Anda diakibatkan pengalaman atau trauma masa lalu,
  • 12% kekhawatiran Anda akibat dari Anda terlalu fokus dengan pendapat/pengalaman orang lain,
  • 10% kekhawatiran Anda akibat dari fisik Anda kurang fit atau kurang sehat, dan
  • hanya 8% dari kekhawatiran Anda yang merupakan fakta dari apa yang Anda khawatirkan.

Jadi tahukah Anda bahwa manusia telah menghabiskan/menguras 92% energinya hanya untuk mengkhawatirkan sesuatu yang tidak pernah terjadi?

Kekhawatiran membuat aktivitas dan pikiran manusia menjadi tidak produktif. Mereka selalu dihantui oleh sesuatu yang mereka sendiri tidak tahu mengapa mereka mengkhawatirkannya.

Karena itu jika Anda sedang mengalami kekhawatiran, nikmatilah kekhawatiran Anda dengan mengatakan, "92℅ dari apa yang saya khawatirkan sebenarnya hanyalah sebuah kebodohan.

Teringat aku akan nasehat Sang Raja:

Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.

Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh TUHANmu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?

Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada TUHAN dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Selamat malam...!!!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun