Rina Darma
Rina Darma Ibu Rumah Tangga

A Homemaker's Circle

Selanjutnya

Tutup

Ceritaramlan

Goal Ramadan ala Ibu-ibu

16 Mei 2018   22:54 Diperbarui: 16 Mei 2018   23:32 420 1 0
Goal Ramadan ala Ibu-ibu
Goal Ramadhan ala Ibu-ibu

Pemain sepakbola harus mencetak gol di gawang lawan. Tanpa target yang jelas dan terukur terbayang dua kesebelasan berlari dan terus menendang, oper sana sini tanpa tujuan. Begitu juga kita yang diberi kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan. Sayang, kalau hanya melewatkan begitu saja.

Untuk itu, aku menyusun goals yang harus aku capai. Adanya target akan membantu kita menjalankan ibadah dengan fokus dan "keep on track". Tidak hanya larut dalam sebuah "agenda spiritual" setahun sekali.

Nah, target yang ingin aku wujudkan melalui momentum Ramadhan 1439 H yaitu:

1. Mendapatkan hikmah Ramadhan

Hikmah berarti kita mampu memetik pelajaran dari sebuah perjalanan. Ramadhan merupakan bulan dimana umat Islam menunaikan rukun iman yang ketiga yaitu puasa. Bulan ini pun pahala segala amal perbuatan dilipatgandakan. Sudah sepatutnya kita berlomba-lomba dalam kebaikan seperti dengan mendirikan salat sunnah tarawih dan tadarus Alqur'an plus memahami maknanya.

Dengan demikian, Ramadhan menjadi momentum untuk kita menjelma manusia yang selalu meningkat iman, taqwa, dan derajatnya. Begitu Ramadhan usai harapannya secara pribadi aku tetap bangun lebih pagi, lebih sabar, dan lebih semangat beribadah hingga insya Alloh bertemu bulan yang didalamnya terdapat Lailatul Qodar, bulan seribu bulan.

Dengan bangun lebih pagi sehingga aku tidak tergesa-gesa dalam menyiapkan makanan dan membereskan pekerjaan rumah tangga. Bekerja lebih awal sehingga selesai lebih cepat, waktu pun optimal. Menghadapi dua balita terkadang emosi terbawa, bahkan kadang aku marah dengan polah yang kadang menguji kesabaran. Untuk itulah kesabaran sangat aku butuhkan untuk menjadi ibu dan istri yang baik. 

Kunci mencapainya yaitu beribadah dengan ikhlas dan hanya mengharap ridho Alloh SWT.

2. Kemampuan memasak meningkat

Ramadhan bagi aku juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kemampuan memasak. Apalagi saat ini aku sudah mempunyai dua balita. Ingin sekali memberikan masakan penuh cinta kepada buah hati dan suami. Tidak hanya bangga membeli makanan mahal tapi bisa menciptakan.

Memasak adalah seni. Memasak menuntut kita berpikir untuk memadukan bumbu-bumbu racikan sehingga tercipta karya. Ramadhan membuat otak terus bekerja dalam menyiapkan menu untuk esok. Sajian bervariasi tentu menunjang ibadah makin lancar. Berbekal makanan sahur dan berbuka yang berkah dan seimbang harapannya meski puasa badan selalu kondisi prima dan bugar.

Agar kemampuan memasak meningkat aku tak boleh sungkan bertanya pada yang lebih pengalaman. Aku kerap menelepon ibu jauh di rumah hanya untuk menanyakan bumbu. Selain itu, aku tak boleh malas ikut mengerubung tukang sayur yang selalu berhenti di sebelah rumah.

3. Menyamber THR Kompasiana

Begitu tahu tentang program #samberthr dari kompasiana, aku langsung merasa tertantang. Aku menganggap ini Ramadhan Challenge. Aku mengaku suka menulis tapi saat mempunyai balita banyak alasan untuk tidak menulis. Dengan mengikuti ajang ini aku memaksa diri untuk one day one article. Otomatis aku belajar dan berlatih. Agar tulisanku tidak monoton dan bermanfaat bukan sekedar curcol, maka aku pun dituntut giat membaca. #samberthr menjadi langkah dan semangat menulis untuk menebar kebaikan sembari meningkatkan pengetahuan.

Satu Ramadhan Bercerita (Samber) Tebar Hikmah Ramadhan (THR) dari Kompasiana mengajak seluruh kompasianer untuk menulis satu artikel setiap hari selama sebulan penuh di bulan Ramadhan. Semakin rajin menulis semakin berkesempatan memenangkan hadiah. Hadiah yang menanti berupa iPhone X, sepeda, uang jutaan rupiah, dan puluhan merchandise. Ramadhan makin asyik bersama Kompasiana. Semoga aku beruntung mendapatkan thr dari kompasiana ya, termasuk kamyuu^^

Terakhir dengan menuliskan target, harapannya bisa mencapainya dan bahkan kalau bisa melampaui, kenapa tidak? Kalau kompasianer apa target Ramadhannya kali ini?

Mampir juga ke tulisanku sebelumnya ya, Persiapan Sambut Ramadhan Ala Ibu-ibu