Mohon tunggu...
Sosbud

Canda Tawa Dalam Perbedaan

2 Agustus 2018   22:08 Diperbarui: 2 Agustus 2018   23:36 218 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Canda Tawa Dalam Perbedaan
Canda Tawa Dalam Perbedaan di Kampung Inggris

Kampung Inggris, merupakan tempat dimana aku untuk pertama kalinya tinggal di komunitas yang cukup berbeda 180 derajat dengan lingkunganku sehari-hari. Tidak dapat dipungkiri muncul sedikit kekhawatiran dalam diri saat memutuskan untuk memperdalam kemampuan bahasa inggris di tempat ini. Kegelisahan itu pun juga dialami oleh ibuku yang notabene adalah seorang yang gampang takut dengan sesuatu yang menurutnya anti-mainstream. Tapi aku percaya kekhawatiran tersebut tidak akan terjadi karena keyakinan bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Sejak kecil aku hidup di lingkungan keluarga yang menganut agama Buddha dan terlahir dari keturunan minoritas yang ada di Indonesia. Walaupun lahir di Palembang dan sekarang menetap di Jambi, yang kebanyakan masyarakatnya berdarah Melayu, aku lebih sering berinteraksi dengan teman-teman yang memiliki karakteristik yang sama, baik itu di dunia pendidikan maupun lingkungan kerja. Faktor itulah yang menimbulkan kekhawatiran untuk memulai penyesuaian diri selama kurang lebih tiga bulan di Kampung Inggris. Ditambah lagi isu suku, agama dan ras (SARA) yang cukup hangat beberapa bulan belakangan ini dan masih melekat sampai sekarang dalam ingatan. Mungkin orang dapat mengenaliku dengan mudah saat berkunjung ke Kampung Inggris. Perbedaan yang mencolok begitu terlihat pada diriku yang memiliki kulit putih dan bermata sipit ini. Tapi nyatanya perbedaan itu tidak menyebabkan masalah yang sedari awal dipikirkan. Persamaan nasib merantau dari daerah yang jauh untuk mencapai impian masing-masing menjadi pemersatu diantara aku dan yang lain. Aceh, Lampung, Palembang, Jakarta, Bogor, Bandung, Makassar, bahkan Sumba menjadi dasar pemikiran bahwa sebenarnya kami semua adalah satu Indonesia.

Jangan berpikir bahwa di Kampung Inggris setiap jam hanya belajar dan belajar. Banyak kejadian-kejadian yang membuat aku dan mereka jadi lebih intim satu sama lain. Di sela-sela break kelas, sesekali diadakan kegiatan memasak dan berkumpul bersama. Di saat libur kenaikan kelas yang pun dimanfaatkan untuk liburan bersama. Bahkan di kelas tertentu, permainan dalam Bahasa Inggris menjadi sumber riuhnya canda tawa. Kenangan-kenangan itulah yang membuat tidak ada sedikitpun penyesalan untuk pergi ke Kampung Inggris. Disana aku belajar banyak, tidak hanya mengenai pengetahuan Bahasa Inggris, juga tentang kehidupan ini. Belajar kesederhanaan, kerjasama dan toleransi. Belajar mengenai kehidupan yang sesungguhnnya tidak memiliki perbedaan, melainkan yang ada hanyalah keberagaman, keberagaman yang menjadi pemersatu bangsa ini. Seperti layaknya HOME CREDIT INDONESIA yang menjadi satu-satunya solusi pembiayaan bagi beragam produk yang kita inginkan.

Judul Foto: Canda Tawa Dalam Perbedaan

Lokasi Foto: Kampung Inggris

VIDEO PILIHAN