Mohon tunggu...
Rifan Bilaldi
Rifan Bilaldi Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Indraprasta PGRI. Pendidikan adalah gerbang harapan dan bahasa adalah kunci pendidikan. Kita harus menjunjung tinggi pendidikan, pengembangan dan pembinaan bahasa Indonesia

Yuk! Tingkatkan kualitas pendidikan dan mengenal serta belajar bahasa Indonesia untuk menambah pengetahuan dan wawasan.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Berbagi Kebahagiaan dalam Balutan Liwet Bersama Kerabat Menjelang Akhir Tahun

29 Desember 2020   18:46 Diperbarui: 29 Desember 2020   19:03 264
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tidak terasa tahun 2020 berlalu dengan cepat. Rasanya seperti berkelana dalam mimpi ketika terlelap. Tidak banyak hal dan momen yang dapat dikumpulkan sebagai cerita untuk tahun depan, karena pandemi memupuskan harapan.

Semua itu tidak akan boleh terjadi. Momen dan cerita tahun 2020 ini harus berkesan manis, walau tidak banyak, tetapi harus akan berkesan, jangan biarkan pandemi merusak kebahagiaan.

Kebahagiaan bisa datang dari mana saja, dipenghujung tahun 2020 ini, tak terasa membawa kita serasa tahun 2020 hanya dua bulan. Jika, merasa tahun 2020 hanya dua bulan, jadikan rasa itu menjadi kebahagiaan.

Kebahagiaan tidak dapat diukur dengan pandangan yang mewah. Kebahagiaan datang dimulai dari keluarga. Keluarga adalah sumber dari segala kebahagiaan. Namun, bagaimana yang tidak memiliki keluarga secara lengkap?

Keluarga tidak hanya dari hubungan yang sedarah saja. Keluarga dari mana saja, kita sebagai bangsa Indonesia pun adalah keluarga, kita semua saudara setanah air. Kita bukan sedarah, tetapi kita ibu pertiwi.

Secara harfiah yang juga tertuang di dalam KBBI, keluarga adalah satuan kekerabatan yang sangat mendasar dari masyarakat. Kekerabatan inilah yang disebut dengan keluarga.

Jadi, bagi yang tidak memiliki keluarga lengkap atau mungkin ada yang keluarga sedarahnya bukan sumber kebahagiaan. Namun, bisa jadi sumber kebahagiaannya justru berasal dari keluarga yang bukan sedarah, yaitu keluarga dalam kekerabatan.

Dengan adanya keluarga sebagai sumber kebahagiaan, kita dapat berbagi kebahagian dengan antarsesama anggota keluarganya. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh sebagian anggota kelas suatu perguruan tinggi swasta di Jakarta ini, yaitu saya bersama teman-teman.

Anggota kami yang ikut hadir terdiri dari belasan orang pun bisa saling berbagi kebahagiaan, walau hanya dengan melakukan kegiatan bakar-bakar, liwetan, dan menginapn bersama. Kegiatan ini dilakukan untuk menikmati liburan menjelang akhir tahun dan akhir semester perkuliahan.

Sumber: Dokpri
Sumber: Dokpri
Dengan cara inilah merupakan suatu bentuk berbagi kebahagiaan, karena di dalam kegiatan ini kami saling berbagi canda, tawa, dan kebahagian bersama dengan memberikan sebuah momen indah.

Dalam kebersamaan ini kami saling menyantuni satu sama lain, membangun sebuah keeratan  yang bukan dari keluarga sedarah. Namun, saling berpegang teguh dalam kasih.

Kehangatan kobaran api dari bara untuk bakar-bakar membangun semangat dan gelak tawa. Kegiatan ini pun mendisplai visual kebahagiaan, yang terpancar dari raut wajah kami.

Sumber: Dokpri
Sumber: Dokpri
Kami melakukan bakar-bakar ikan, sosis, yang langsung dijadikan menu santapan makan malam bersama yang dijadikan ke dalam liwetan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun