Digital

Penurunan Standar Kualitas Judul Berita Melalui Clickbait

8 Oktober 2018   21:49 Diperbarui: 8 Oktober 2018   22:32 287 0 0
Penurunan Standar Kualitas Judul Berita Melalui Clickbait
blog.realmatch.com

(blog.realmatch.com)

Definisi Clickbait 

Clickbait dalam bahasa indonesia memiliki arti sebagai umpan balik. Menurut Urban Dictionary (https://www.urbandictionary.com/define.php?term=clickbait), jebakan klik adalah link yang menarik perhatian mata sehingga seseorang yang melihat judul tersebut merasa tertarik dan ingin membaca secara lebih dalam.  Clickbait adalah sebuah istilah yang dipakai oleh pembuat konten untuk menarik rasa penasaran pembacanya melalui sebuah judul yang dibuat heboh tetapi fakta yang diberikan tidak se-heboh judul yang ada.

Dalam dunia jurnalisme clickbait disebut juga dengan jurnalisme umpan balik. Jurnalisme umpan balik adalah jurnalisme yang lebih mengedepankan judul berita untuk membuat rasa penasaran pembacanya muncul dan meng-klik serta membaca berita tersebut. 

Clickbait lebih sering muncul dalam jurnalisme online. Jurnalisme online adalah proses pengumpulan dan penyebaran berita melalui media online, seperti website atau akun-akun media sosial. Sehingga dapat dikatakan bahwa clickbait sering terdapat di situs web tertentu untuk menarik perhatian pembaca dan menambah viewers dalam konten berita tersebut.

Tujuan Clickbait

Teknologi dan informasi yang terus berkembang menyebabkan persaingan yang ketat dalam membuat sebuah konten untuk menarik minta pembacanya. 

Salah satunya yaitu dengan cara membuat judul berita clickbait. Tujuan utama dari clickbait dapat dilihat dari definisi clickbait itu sendiri yaitu penulis konten membuat judul clickbait  agar menarik minat perhatian sehingga pembaca akan menekan klik pada konten tersebut dan viewers konten berita tersebut akan bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Karakteristik judul clickbait

Clickbait dalam sebuah judul berita memiliki karakteristik yang bombastis, memiliki ambiguitas, terdapat model kutipan, menggunakan tanda seru, tanda tanya serta tidak sesuai dengan standar penulisan judul jurnalistik. 

Judul berita clickbait terkesan heboh dan menggunakan kata-kata yang melebih-lebihkan. Seringkali judul berita dalam clickbait tersebut tidak sesuai dengan isi berita. Oleh sebab itu maka judul clickbait seringkali menimbulkan perbedaan presepsi pembaca akan sebuah informasi yang beredar dalam sebuah berita.       

Judul berita clickbait juga tidak mengandung unsur nilai-nilai berita seperti significance(penting), timeliness(terkini), magnitude(kebesaran), proximity(kedekatan), prominence(keterkenalan), human interest(kemanusiaan).

Nilai berita dalam suatu pembuatan berita sangat penting untuk diperhatikan, jika suatu berita tidak memenuhi unsur dalam nilai berita maka berita tersebut tidak diperbolehkan untuk disampaikan pada publik. Tidak hanya nilai berita yang diperhatikan dalam membuat sebuah judul berita, tetapi unsur dasra yaitu 5W(What, Who, Why, When, Where) + 1H(How) juga menjadi pedoman penting dalam membuat sebuah judul berita.

Contoh Clickbait di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang luas dan banyak penduduknya, hal tersebut berpengaruh terhadap kinerja yang digunakan saat bekerja. Salah satunya yaitu jurnalistik. Dalam dunia jurnalistik di Indonesia judul berita clickbait sudah tersebar di berbagai situs website maupun media online lainnya. Hal tersebut dibuktikan dengan contoh judul-judul berita clickbait dalam website yaitu sebagai berikut:

(http://www.tribunnews.com/nasional/2018/10/08/tak-disangka-lukisan-4-tahun-lalu-ini-jadi-nyata-saat-gempa-dan-tsunami-terjang-palu)

            Dalam contoh tersebut Tribunnews.com menggunakan kata-kata 'Tak disangka !'. Kata-kata tersebut merupakan kata yang melebih-lebihkan dan dalam judul tersebut juga terdapat tanda seru yang semakin menguatkan bahwa judul tersebut adalah judul clickbait..liputan6.com

 Sementara pada judul Liputan6.com terdapat kata 'Ups,'. Kata tersebut tentu tidak sesuai dengan standar penulisan judul jurnalistik karena merupakan kata yang tidak baku (informal).

            Dari contoh kedua judul berita Tribunnews.com dan Liputan6.com tersebut dapat terlihat bahwa website dalam media online digunakan oleh jurnalis untuk menyebarkan berita clickbait untuk menarik minat pembaca. Berikut ini adalah perbandingan judul berita yang seharusnya/normal dan judul berita clickbait:

*Judul berita normal:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3