Mohon tunggu...
Ridho RiskiHadi
Ridho RiskiHadi Mohon Tunggu... Wiraswasta - welcome

Hay Teman-Teman

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Mahasiswa KKN UM Memodifikasi Mesin Pengolah Pupuk Organik untuk Tingkatkan Produktivitas Mesin

24 Juli 2021   13:32 Diperbarui: 24 Juli 2021   13:40 47 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mahasiswa KKN UM Memodifikasi Mesin Pengolah Pupuk Organik untuk Tingkatkan Produktivitas Mesin
Perakitan konveyor dengan mesin utama/dokpri

MALANG -- Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kegiatan mahasiswa dalam melakukan pengabdian kepada suatu desa yang memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi dari suatu desa. Salah satu potensi yang ada pada desa yaitu UMKM, dimana UMKM adalah salah satu usaha yang dimiliki masyarakat desa untuk mengais rezeki.

Berdasarkan observasi sebelumnya, di Desa Kebobang Kec. Wonosari Kab. Malang, ada kelompok UMKM yang fokus produknya mengelola pupuk organic menggunakan kotoran kambing. Namun pada prosesnya mesin yang digunakan dalam mengolah kotoran kambing hingga menjadi pupuk organik halus masih mengalami kendala terlalu tingginya mesin pengolah kotoran kambing tersebut sehingga menyusahkan pengguna dalam memasukkan kotoran kambingnya. 

Dari hal tersebut Mahasiswa KKN UM Berbasis mandiri membuatkan solusi dengan menambahkan konveyor yang berfungsi mengalirkan kotoran kambing agar tidak perlu diangkat kembali, hal ini sangat bermanfaat. Pembuatan mesin konveyor ini memakan waktu kurang lebih 1 bulan lamanya dan pada tanggal 17 Juli 2021 sudah dilakukan perakitan antara mesin konveyor dengan mesin pengolah kotoran kambing yang sudah ada.

Salah satu masyarakat yang tergabung dalam UMKM ini yaitu Bpk. Hadi menuturkan “Kami sangat berterimakasih kepada teman-teman KKN, dengan adanya mesin konveyor ini sangat membantu dalam proses pengolahan pupuk organik kami dan bisa lebih meningkatkan produktivitas dalam pengolahan pupuk”. Kendati demikian dengan adanya mesin konveyor ini dapat lebih menarik minat masyarakan desa kebobang untuk mengolah kotoran kambing mereka menjadi pupuk organik.

Hasil Setelah Dirakit/dokpri
Hasil Setelah Dirakit/dokpri

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN