Mohon tunggu...
Riandi
Riandi Mohon Tunggu... Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta - 20107030124

Anak kampung yang jatuh cinta pada membaca dan sastra adalah saya. Komedi? Saya suka sekali

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sampai Detik Ini

19 Mei 2021   07:04 Diperbarui: 27 Mei 2021   15:28 91 7 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sampai Detik Ini
Ilustrasi | Sumber: pixabay.com

Aku ini bagaimana?
Bilang tak mau, tapi jika dia tak tahu malah merajuk
Sudah mau bilang, tapi semesta melarang dengan sejuta alasan

Aku ini bagaimana?
Bertahun-tahun melawat lautan, tapi tak pernah mau berenang
Berbulan-bulan menikmati senja, tapi tak pernah berhasil membawanya pulang ke pangkuan

Mau sampai kapan?
Saban hari dihantui kenangan yang terus menerus gentayangan
Otak bekerja, hati tak karuan
Raga sehat, jiwa sempoyongan

Mau sampai kapan?
Sampai hantu itu tak mau menggentayangi lagi karena sudah punya tuan baru?
Aku ini bagaimana?
Dibilang susah tidak juga, dibilang gampang, tapi nyatanya sampai detik ini masih saja terbelenggu di ruang sempit kedap suara

Mau sampai kapan?
Tak tahu sampai kapan akan bertahan, tapi yang jelas sampai detik ini masih tetap dan akan selalu tumbuh
Sampai detik ini akan aku sirami dengan air hujan pembawa kenangan
Sampai detik ini bahkan sampai kata terakhir dari puisi ini, namamu masih dan akan tetap terpatri dalam hati

Riandi
Sukabumi, 19 Mei 2021

VIDEO PILIHAN