Mohon tunggu...
YUSRIANA SIREGAR PAHU (BUNDA)
YUSRIANA SIREGAR PAHU (BUNDA) Mohon Tunggu... Guru - GURU BAHASA INDONESIA DI MTSN KOTA PADANG PANJANG

Nama : Yusriana, S.Pd, panggilan : Yus. Lahir : Sontang Lama, Pasaman. pada Minggu, 25 Mei 1975, beragama Islam dengan riwayat pendidikan SD Negeri Sontang Lama, MTsN Lubuk Sikaping, MAN Lubuk Sikaping, S1-FKIP UMSB.Rencana S2-UNP Jurusan: Bahasa Indonesia. Hobi: Membaca, menyanyi, baca puisi, dan memasak.Kategori tulisan paling disukai artikel edukasi dan cerpen.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Anak Bolos Sekolah, Bagaimana Guru Mengatasinya?

13 November 2022   06:45 Diperbarui: 14 November 2022   10:32 859
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi salah satu anak membolos sekolah (ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY) 

"Ibu, Hariri tak masuk belajar matematika. Bu Has minta tolong menyampaikan kepada, Ibu. Dhafa juga tak ikut belajar."

Begitu laporan seorang guru praktek lapangan di sekolah. Bolos lagi. Bolos lagi. Begitu setiap hari. 

Ia bolos paling di lapangan futsal atau di masjid kampus. Ia memang hobi bermain futsal. 

Di masjid, pasti alasannya sakit maag. Katanya ia mengidap maag. Seharusnya guru menyuruh ketua kelas menjemputnya.

Siswa sekarang memang banyak alasan. Sehari sakit, sehari sehat. Ketika sehari sehat inipun dihiasi ulah, jam 1-2 masuk kelas, jam 3-4 cabut.

Apa yang dilakukan jika mendapati siswa di kelas seperti itu? Menegurkah, memarahikah, atau memberikan hukuman?

Membolos sebenarnya tidak hanya dilakukan oleh siswa remaja SMP. Bolospun sering dilakukan siswa sekolah dasar, sekolah menengah atas, hingga mahasiswa di perguruan tinggi.

Si bungsu kami di SD, dulu sering minta bolos sekolah. Jika ia diantar si papa ke sekolah, malas saja bawaannya. Saya pun selidiki sebabnya. 

Teman jahil biasanya penyebab kasus ini, maka mengantar anak saya ambil alih sementara. Sambil membonceng dengan motor, saya ajak si bungsu bernyanyi-nyanyi.

Hehehe. Saya sengaja mempermainkan emosinya dengan bernyanyi agar ia tambah kesal. Apalagi ia memang tak suka menyanyi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun