Mohon tunggu...
Riana Dewie
Riana Dewie Mohon Tunggu... Konten Kreator, Digital Marketer

Simple, Faithful & Candid

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Filosofi "Laron" SRC Sukses Bangkitkan Toko Kelontong di Indonesia

15 Desember 2019   09:00 Diperbarui: 15 Desember 2019   09:47 287 3 0 Mohon Tunggu...
Filosofi "Laron" SRC Sukses Bangkitkan Toko Kelontong di Indonesia
Filosofi (dok. Riana Dewie)

Tahun 90-an, saya hobi banget jajan di toko-toko kecil sebelah rumah. Maklum, anak kecil kayak saya dulu kan hobi banget  jajan es lilin ataupun camilan bermicin. Hihihi... Biasanya, sentra penjualan tradisional atau yang kini populer dengan sebutan toko kelontong ini menyediakan aneka produk, mulai dari makanan hingga perlengkapan rumah tangga.

Kini, toko kelontong katanya makin tergerus zaman karena tergantikan oleh retail modern. Benarkah begitu? Ya, sepertinya ini bukan isapan jempol belaka.

Usaha yang sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat kecil ini mulai langka eksistensinya karena banyak orang merasa lebih praktis dan nyaman ketika berbelanja di retail modern.

Tapi, itu dulu. Kini, toko kelontong yang ada di sekitar rumah kita bakal bangkit lagi karena mendapat support penuh dari SRC.

Apa itu SRC?

Kebayang gak dengan komunitas toko kelontong terbesar di Indonesia? Emang ada ya? Ada dong, itulah SRC. Nah, SRC sendiri bisa diartikan sebagai toko kelontong masa kini yang tergabung dalam program kemitraan SRC.

Tujuan program ini apa sih? Tentu saja untuk meningkatkan daya saing para pemilik toko kelontong melalui pendampingan usaha secara kontinyu.

Program yang awalnya digalakkan di kota Medan tahun 2008 ini mengalami perkembangan pesat, dimana keanggotaan yang pada saat itu hanya 57 toko, kini sudah mencapai lebih dari 100.000 toko yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kompasiana onLoc ke Toko Kelontong Masa Kini di Jogja

Banyak pelaku UKM yang merasa beruntung setelah tergabung dalam SRC. Ini bukan cerita mengada-ada loh, saya kan kemarin (27/11/19) bersama Kompasianer Jogja berkunjung ke tempat usaha mereka. Sebuah kisah menarik karena saya berkesempatan bersua dengan pegiat SRC juga pemilik toko kelontong dalam event Kompasiana onLoc ke Toko Kelontong Masa Kini di Yogya.

Saya tidak menyangka, "virus" SRC ternyata sudah menyebar di area Jogja. Di sepanjang perjalanan, ada puluhan toko kelontong berlabel SRC, dimana warna merah dan putih mendominasi sehingga sangat mudah dikenali. Mantab :D  

Nah kunjungan kali ini memang asyik karena kami diajak ke SRC Rukun, sebuah usaha toko kelontong milik Bapak Purwanto yang ada di daerah pantai Parangtritis. Lokasi kedua yang kunjungi adalah rumah produksi Brambang Goreng Ibu Rina, dilanjutkan ke Toko ACDC yang dimotori oleh Ibu Sukma, dimana usahanya kini makin laris manis sejak bergabung dengan SRC.

Terapkan Filosofi "Laron"untuk Sukses 

Ada yang tahu laron? Bisa saya asumsikan, laron adalah serangga yang suka keluar dari persembunyiannya pada awal musim hujan. Mereka gemar sekali berkoloni di area-area terang, terutama di bawah cahaya lampu. Nah, apa hubungannya dengan SRC?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN