Mohon tunggu...
Riana Dewie
Riana Dewie Mohon Tunggu... Konten Kreator, Pengelola Digital Marketing

Simple, Faithful & Candid

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Sayang Anak Istri? Yuk Mudik Aman dengan Cara Ini

12 Juli 2016   23:56 Diperbarui: 13 Juli 2016   01:20 0 5 1 Mohon Tunggu...
Sayang Anak Istri? Yuk Mudik Aman dengan Cara Ini
Arus Mudik Lebaran 2016 (triomotor.co.id)

Mudik dengan sepeda motor memang murah meriah ya. Bayangkan saja jika Anda mudik bersama pasangan Anda, ditambah membawa dua atau tiga anak, ditambah tas isi baju, tambah kardus oleh-oleh untuk kerabat di kampung. Saat perjalanan, tiba-tiba anak menangis karena kepanasan, belum lagi punggung dan pantat sakit karena badan tak bisa bergerak. Makin parah jika diguyur hujan deras bersamaan dengan gerak motor yang terbatas akibat beban berat barang bawaan. Ah, menyedihkan. Jangan pertaruhkan keselamatan orang-orang yang Anda cintai. Lalu, bagaimana dong mengatasinya?

Tak terasa bulan Ramadhan telah usai dan saatnya seluruh umat Islam di dunia merayakan pesta kemenangan di hari raya Idul Fitri (lebaran). Ya, sambutan perayaan lebaran sering ditandai dengan ramainya pusat-pusat perbelanjaan serta macetnya jalan raya dimanapun berada. Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, lebaran tahun ini pun dihiasi dengan sebuah tradisi masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan ke kampung halamannya alias mudik.

Ya, mudik memang asyik ya karena disanalah akan berkumpul seluruh keluarga yang sangat Anda cintai. Jika terpaksanya lebaran tanpa mudik padahal di desa sudah ada orang-orang terkasih yang menunggu, lebaran Anda mungkin terasa hambar dan tak seistimewa biasanya.

Tentu saja, mudik membutuhkan media transportasi dan kita bisa memilih seusai kebutuhan. Media transportasi untuk mudik memang beragam, diantaranya adalah dengan pesawat terbang, kereta api, bus antar kota, mobil pribadi/sewaan ataupun dengan sepeda motor. Nah, masing-masing tentu memiliki kenikmatannya sendiri. Andaikata mudik dengan pesawat, Anda dijamin cepat sampai di tujuan walaupun harus merogoh biaya yang agak mahal. Begitu pun jika mudik dengan sepeda motor, mungkin terasa melelahkan tapi untuk biaya dijamin murah meriah.

Murah meriah? Ya, tentu saja. Mudik dengan menggunakan sepeda motor memang ringan, tak butuh banyak biaya, hanya butuh tenaga ekstra agar perjalanan lancar dan selamat sampai di kampung halaman. Dengan alasan itulah, saya dan suami juga melakukan mudik dengan sepeda motor. Syukurlah perjalanan lancar karena kami yang berdomisili di Jogja hanya butuh waktu sekitar 1,5 jam saja untuk mudik ke daerah Klaten. Barang bawaan kami tak begitu heboh karena koper dan perlengkapan lainnya kebetulan dititipkan ke mobil orang tua.

Nah, dibalik biaya yang murah dan praktis, mudik menggunakan sepeda motor ternyata memiliki risiko yang besar, terutama jika satu motor diisi oleh banyak orang, yaitu pasangan dan anak-anak bahkan dipenuhi dengan barang bawaan yang berat. Kondisi demikian sungguh berisiko, terutama risiko kecelakaan yang harus diwaspadai oleh para pemudik di jalanan.  

Penyebab Kecelakaan Saat Mudik dengan Sepeda Motor

Kecelakaan saat mudik lebaran memang sulit dihindari, baik dengan sepeda motor ataupun kendaraan-kendaraan yang lebih besar. Hal ini sungguh memprihatinkan karena ribuan orang mengalami luka parah bahkan nyawa melayang saat perjalanan menjemput hari kemenangan di kampung halaman.

Ilustrasi Kecelakaan Sepeda Motor Saat Mudik Lebaran (www.antaranews.com)
Ilustrasi Kecelakaan Sepeda Motor Saat Mudik Lebaran (www.antaranews.com)

Tentu saja, ada banyak hal yang menyebabkan kecelakaan saat mudik dengan sepeda motor, diantaranya adalah :

1. “Awas, Jangan Ngantuk di jalan Pak, Bahaya...”

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
KONTEN MENARIK LAINNYA
x