Mohon tunggu...
INDRIAN SAFKA FAUZI (Aa Rian)
INDRIAN SAFKA FAUZI (Aa Rian) Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat kelahiran 1 Mei 1994 yang dikelilingi Orang-Orang Hebat dan Luar Biasa. Sang pemerhati abadi. Penuh perjuangan dan kebahagiaan tiada batas. Sang Pemimpin di Masa Mendatang.

🌏 Akun Kedua yang Concern Humaniora (Sembari Menggali Hikmah dalam Al-Qur'an/Ajaran Islam) juga Sesekali Fiksiana, Lyfe, OIahraga dan Vox Pop 🌏 Berbagi Tulisan sarat Manfaat 🌏 Senang disapa Aa Rian oleh Keluarga Besar, Para Guru, Sahabat dan Kerabat 🌏 Visioner 🌏 Kritikus juga Solutif 🌏 Gamers 🌏 Sedang dalam kondisi Uzlah dan Tirakat 🌏 Pengetahuanku untuk Dirimu 🌏 Kekuatan Kata Dapat Merubah Dunia, Namun Kekuatan Terbesarmu adalah Merubah Karaktermu menjadi Luar Biasa 🌏 Seorang pemuda single belum pernah berpacaran yang mendambakan kehadiran Gadis Muslimah Salihah berhijab cantik dan mulia luar dalam 🌏 Bertekad Penuh dalam Menulis Sepenuh Hati Jiwa Raga untuk Kemajuan Peradaban 🌏 Link Akun Pertama: https://www.kompasiana.com/integrityrian 🌏 Surel: indsafka@gmail.com 🌏

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi Makna: Meruginya Seorang Mencari-cari Keburukan Saudaranya

7 Desember 2022   06:00 Diperbarui: 7 Desember 2022   06:45 214
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Merugilah wahai manusia!
Yang senang mencari keburukan.
Keburukan saudaranya semasa hidup di dunia!
Ia disibukan dengan pekerjaan sia-sia.
Membuat nestapa menguasai dirinya.

Jika manusia sibuk mencari keburukan.
Maka itulah refleksi karakter dirinya.
Yang juga dipenuhi keburukan.
Alangkah hinanya beliau semua.
Terjebak dalam api dendam membara.

Sungguh rugi-serugi-ruginya.
Pandangan mata yang mencari keburukan.
Dibutakan benci kepada sesama.
Kelak ia dipertemukan selamanya.
Dengan keburukan-keburukan dirinya.

Karena seburuk-buruk pandangan.
Orang yang penuh kebencian.
Tidak pernah melihat kenyataan.
Kebaikan pada diri sesamanya.
Sadarilah sebelum terlambat.

Tertanda.
Aa Rian (Indrian Safka Fauzi)
Cimahi, 7 Desember 2022.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun