Mohon tunggu...
Ria Mi
Ria Mi Mohon Tunggu... Menulis memotivasi diri

Guru

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Kabupaten Malang

23 Februari 2020   22:20 Diperbarui: 23 Februari 2020   22:19 75 9 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Kabupaten Malang
dokumen pribadi

Dalam sosialisasi akreditasi perpustakaan di hotel Pelangi Malang, tanggal 20 Februari 2020 disampaikan pentingnya akreditasi perpustakaan. Semuanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan terhadap pemustaka. Bapak Rustamaji, S.Pd selaku Kepala perpustakaan Kabupaten Malang menyampaikan akreditasi ini tentu berbayar. Terutama untuk menyediakan transport assesor, dan penginapannya. Untuk tahun ini jika sekolah berkenan akreditasi hal tersebut akan dibiayai pemerintah. Tetapi persiapannya harap dibiayai sendiri oleh sekolah atau perpustakaan yang hendak akreditasi.

Disampaikan juga dalam pertemuan itu jika sebuah perpustakaan yang layak untuk menjadikan pemustaka betah dan berkenan mengunjungi perpustakaanya maka harus memenuhi fungsinya. Fungsi perpustakaan itu antara lain:

(1) edukasi yaitu perpustakaan adalah merupakan sarana belajar yang handal. Memiliki koleksi buku yang standar dan jumlahnya memenuhi bahkan melebihi pemustaka. Jika itu perpustakaan sekolah harus melebihi dari jumlah siswa. Koleksi buku yang banyak dan menarik minat baca akan membuat siswa betah belajar di perpustakaan. Tempat yang memadahi dan menyenangkan.

(2) Fungsi informatif adalah perpustakaan merupakan sumber informasi terbaru misalnya penyakit yang sedang mewabah di dunia contohnya korona, nama Kepala Desa, nama Camat, Danramil, Bupati atau Wali Kota, dan apa saja yang dianggap baru dan perlu diketahui siswa.

(3) Fungsi Rekreasi. Perpustakaan yang berpenampilan menarik dan indah merupakan tempat rekreasi siswa setelah penat mengikuti pelajaran. Desain tempat dan ruangnya, penataan buku harus menarik siswa. Disediakan audio atau audio visual untuk refresing siswa. (4) Riset dan penelitian. Di perpustakaan harus tersedia hasil penelitian guru, kepala sekolah maupun siswa.

Mengacu pada fungsi sekolah memang membutuhkan biaya. Hal itu harus mendapat dukungan dari semua pihak, antara lain  Kepala Sekolah, bendahara BOS, bendahara komite, orang tua dan masyarakat sekitar, siswa, guru dan seluruh warga sekolah. Menjalin komunikasi yang harmonis diperlukan agar kegiatan apa saja di sekolah bisa terlaksana dengan baik terutama akreditasi perpustakaan yang akan berlangsung.

Menyinggung mengenai standar akreditasi perpustakaan itu meliputi:

  • Koleksi. Buku pelajaran bukan koleksi perpustakaan, melainkan ranah kurikulum. Minimal seribu judul dan selalu ada penambahan setiap tahunnya.  Koleksi perpustakaan meliputi buku bacaan, Referensi, kamus, audio dan audio visual. Koleksi ini meliputi: alat bantu seleksi atau katalog minimal katalog judul, jenis dan judul koleksi, penambahan koleksi, pengolahan, kelengkapan fisik, pencacahan dan penyianagan, pelestarian..
  • Selanjutnya Sarana dan prasarana yang meliputi: gedung, lokasi, kondisi, mebeler, peralatan multi media, perlengkapan berbasis teknologi informasi dan komunikasi, dan sarana pengamanan.
  • Pelayanan Perpustakaan meliputi: Jenis pelayanan, jam buka, sarana akses penelusuran, keanggotaan, jumlah pengunjung dan buku yang dipinjam. Promosi dan bimbingan pemustaka.
  • Tenaga perpustakaan meliputi: kepala perpustakaan, harus memliki sertifikat diklat kepala perpustakaan, tenaga perpustakaan meliputi: bagian sirkulasi, bagaian teknik dan IT. Semua harus bersertifikat dan aktif dalam organisasi profesi pustakawan.
  • Penyelenggaraan dan pengolahan perpustakaan meliputi: pendirian, struktur organisasi, program kerja, laporan, anggaran dan kerjasama dibuktikan dengan MOU.
  • Komponen penguat yaitu: Inovasi misalnya semua sudah serba digital, keunikan, prestasi, komitmen pimpinan.

  • Demikian apa yang bisa saya rekam saat mengikuti sosialisasi akreditasi perpustakaan sekolah. Bila yang berkenan akreditasi tahun ini infonya nanti pelaksanaan bulan Oktober, bisa mengajukan ke kepala perpustakaan kabupaten, nanti akan di daftarkan oleh perpus kabupaten atau kota ke perpusnas untuk diakreditasi. Selamat berjuang para pejuang literasi. Semoga dengan adanya akreditasi perpustakaan sekolah ini semakin menambah semangat untuk membangun literasi di sekolah dan siap untuk merdeka belajar yang bermartabat. Salam literasi.

  

Tentang Penulis 

 

Riami, tinggal  di Malang, Penulis Buku " Catatan Harian Belajar di Bukit Nuris", "Pelangi Kerinduan", "Kisah Romansa di Negeri Awan", dan "Serpihan-serpihan Kisah Kita." Mengajar di SMPN 2 Pakisaji.

VIDEO PILIHAN