Mohon tunggu...
Rezika Sebayang
Rezika Sebayang Mohon Tunggu... Lainnya - MHS_Unimed

Chemistry Education ūüĒ•

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Peluang Bisnis Usaha Pengepul Barang Bekas

1 Desember 2021   10:49 Diperbarui: 1 Desember 2021   11:10 104 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Sumber: Akmal Mustafa Ritonga 

 Gambar 1. Profil Usaha

                                                                                     

Medan, Senin (01/11/2021)....

Dalam memenuhi tugas projek kuliah saya, dosen memberikan tugas yaitu melakukan suatu pengamatan atau penelitian untuk mendapatkan data-data (kuantitatif/kualitatif) yang berupa data primer melalui wawancara langsung dengan narasumber.

Pada tugas projek ini saya mengambil judul '' Pengamatan Terhadap Peluang Bisnis Usaha Pengepul Barang Bekas ''.

Pengamatan ini dilakukan melalui wawancara virtual menggunakan fitur videocall/VC pada aplikasi whatsapp.

Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui :

  • Perkembangan usaha bisnis pengepul barang bekas
  • Kendala-kendala yang dialami dan cara mengatasinya
  • Jenis --jenis dan harga barang yang dominan
  • Menambah wawasan serta pengalaman dari usaha tersebut

     Untuk memperoleh dan mengumpulkan data-data pengamatan yang akurat dan relevan, maka penulis melakukan wawancara dengan narasumber pengusaha barang bekas asal Kota Subussalam ,Aceh Singkil tepatnya di Desa Raja Asal,kec.Simpang Kiri,Kota Subussalam, yakni Bapak  Aliman Boang Manalu (42 tahun) yang merupakan pemilik usaha pengepul barang bekas.

     Beliau menjalani usaha tersebut sudah empat tahun lebih dimulai sejak tahun 2016, dan  hingga sampai detik ini beliau masih menggeluti usahanya tersebut. Beliau awalnya memilih usaha ini  dikarenakan usaha ini mudah dan tidak rumit sulitnya,selain itu sulitnya mata pencarian di kota Subussalam terlebih jika tidak memiliki tamatan yang tinggi ,yang dapat bekerja di beberapa instansi pemerintah maupun instansi milik swasta/asing.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ekonomi Selengkapnya
Lihat Ekonomi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan