Mohon tunggu...
Reza Rachmawati
Reza Rachmawati Mohon Tunggu... Kebidanan

S1 kebidanan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Metode-metode Ijtihad

20 Oktober 2019   19:23 Diperbarui: 20 Oktober 2019   19:25 0 0 0 Mohon Tunggu...

Ada beberapa metode atau cara untuk melakukan ijtihad, baik ijtihad dilakukan sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain. Diantara metode atau cara berijtihad adalah:

a.) Ijma' , adalah persetujuan atau kesesuaian pendapat para ahli mengenai suatu masalah pada suatu tempat disuatu masa.

b.) Qiyas, adalah menyamakan hukum suatu hal yang tidak terdapat ketentuannya didalam Al-Qur'an dan As-Sunah dengan hal (lain) yang hukumnya disebut dalam Al-Qur'an dan sunnah Rasul karena persamaan illat-Nya.
Contoh : Larangan meniru khamr yang terdapat dalam Al-Qur'an surat Al-Maidah ayat 90. Yng menyebabkan minuman itu dilarang adalah illat-Nya yakni memabukkan. Sebab minuman yang memabukkan, dari apapun ia dibuat, hukumnya sama dengan khamr yaitu dilarang untuk diminum. Dan untuk menghindari akibat buruk meminum minuman yang memabukkan itu, mak dengan qiyas pula ditetapkan semua minuman yang memabukkan, apapun namanya, dilarang diminum dan dijual belikan untuk umum.

c.) Istidlal, adalah menarik kesimpulan dari dua hal yang berlainan.
Contoh: Menarik kesimpulan dari adat-istiadat dan hukum agama yang diwahyukan sebelum islam.

d.) Masalin Al-Mursalah, adalah cara menemukan hukum suatu hal yang tidak terdapat ketentuannya baik didalam Al-Qur'an maupun dalam kitab-kitab hadist, berdasarkan pertimbangan kemaslahatan masyarakat atau kepentingan umum.
Contoh: Pembenaran pemungutan pajak  itu masih tetap berlaku selama belum ada bukti dan saksi yang menyatakan bahwa perjalanan utang piutang telah berakhir.

e.) Istishan, adalah cara menentukan hukum dengan cara menyimpang dari ketentuan yang sudah ada demi keadilan dan kepentingan sosial. Atau suatu cara untuk mengambil keputusan yang tepat menurut suatu keadaan.
Contoh: pencabutan hak milik seseorang atas tanah untuk pelebaran jalan.

f.) Istisab , adalah menetapkan hukum suatu hal menurut keadaan yang terjadi sebelumnya, sampai ada dalil yang mengubahnya.
Contoh: Ria mengadakan perjanjian utang piutang dengan nanda, menurut ria telah dibayar , tanpa menunjukkan bukti atau saksi dalam kasus ini berdasarkan istisab dapat ditetapkan bahwa ria masih belum membayar utangnya dan perjanjian ini masih berlaku selama masih belum ada bukti dan saksi yang menyatakan bahwa perjanjian utang piutang tersebut telah berakhir.

g.) Urf  atau adat istiadat adalah yang tidak bertentangan dengan hukum islam dapat dikukuhkan tetap harus berlaku bagi masyarakat yang bersangkutan.
Contoh: melamar wanita dengan memberikan suatu tanda (pengikat) , pembayaran mahar secara tunai atau utang atas persetujuan kedua belah pihak dan lain-lain.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x