Mohon tunggu...
Humas Lapas Besi
Humas Lapas Besi Mohon Tunggu... Lainnya - General Staff and Public Relations Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan

Rezana Agustyan Aparatur Sipil Negara Hobi Futsal / Sepeda

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Dikawal Ketat oleh Petugas, Satu Warga Binaan Lapas Besi Dipindahkan ke Lapas Purwokerto

24 September 2022   07:33 Diperbarui: 24 September 2022   07:55 20 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
dokumentasi humas lapas besi

Cilacap -- Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Besi melaksanakan pemindahan terhadap salah satu WBP dikarenakan yang bersangkutan mengalami masasalah kesehatan serta perlu pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di Rumah Sakit rujukan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.

Pelaksanaan pemindahan Warga Binaan berinisial AJ dilaksanakan pada hari Jum'at 23/09 dengan dikawal ketat oleh 6 Petugas Lapas Besi. Dan diberangkatkan dari Lapas Besi Nusakambangan menuju Lapas Purwokerto dengan menggunakan mobil ambulans.

Sebagai wujud pelayanan prima bagi Warga Binaan yang sakit Lapas Besi telah berupaya untuk melakukan pelayanan kesehatan dengan melaksanakan pengobatan di RSUD Cilacap. Namun dikarenakan fasilitas kesehatan belum cukup lengkap dan memadai maka pihak RSUD Cilacap membuat rujukan ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.

dokumentasi humas lapas besi
dokumentasi humas lapas besi

Pemindahan WBP dilaksanakan setelah mengajukan permohonan mutasi Warga Binaan kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, selanjutnya Lapas Besi berkoordinasi dengan Lapas Purwokerto untuk kepengurusan permohonan mutasi tersebut.

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang hidup dan tinggal di dalam Lapas yang menjadi  kelompok rentan dan memiliki risiko tinggi dalam hal kesehatan harus menjadi perhatian karena hak atas kesehatan merupakan salah satu hak dasar dari Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus dipenuhi oleh negara tanpa terkecuali walaupun sedang menjalani masa pidananya.

Hal ini diamanatkan dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan Pasal 9 bahwa setiap Narapidana berhak mendapatkan perawatan baik jasmani maupun rohani serta berhak atas pelayanan kesehatan dan makanan yang layak sesuai dengan kebutuhan gizi. Kebijakan internasional dalam perlindungan bagi Narapidana juga mencakup beberapa aspek seperti kesehatan diri, makanan dan layanan-layanan kesehatan.

Pada kesempatan ini Kalapas Besi, Sulardi menyampaikan "Hal ini merupakan wujud komitmen kami dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, serta bertujuan memberikan pelayanan yang memuaskan, bermutu, ramah, dan manusiawi kepada masyarakat, tak terkecuali WBP". Imbuhnya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan